Padang, Javanusa—Satpol PP Kota Padang menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Berok Raya, Kecamatan Nanggalo, Kamis (27/8/2026). Penertiban menyasar lapak yang dinilai mengganggu fungsi jalan dan kelancaran lalu lintas.
Penertiban berlangsung setelah masyarakat menyampaikan keluhan mengenai aktivitas PKL di kawasan tersebut. Keberadaan lapak pedagang disebut kerap memicu kemacetan dan menghambat arus kendaraan.
Sebelum tindakan dilakukan, Satpol PP telah memberikan surat pemberitahuan serta imbauan kepada para pedagang. Petugas meminta PKL tidak memanfaatkan area yang mengganggu jalan maupun fasilitas umum.
Lapak dan Perlengkapan PKL Diamankan
Kasi Kerja Sama Satpol PP Kota Padang, Sykhtris, memimpin langsung kegiatan tersebut. Petugas membongkar lapak yang masih berdiri di lokasi secara tertib.
Selain lapak, petugas juga mengamankan sejumlah meja, kursi, papan, dan perlengkapan berjualan lainnya. Seluruh barang dibawa ke Mako Satpol PP Kota Padang untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan.
Kasat Pol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, SIP, M.Si, mengatakan penertiban bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Penertiban ini kami lakukan untuk memastikan akses jalan tetap dapat digunakan dengan baik dan arus lalu lintas berjalan dengan lancar. Kawasan ini juga berdekatan dengan lingkungan sekolah, sehingga kondisi lalu lintas yang terganggu tentu dapat meningkatkan risiko bagi pelajar maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Chandra.
Satpol PP Lanjutkan Pengawasan
Chandra menegaskan, Satpol PP Kota Padang akan terus mengawasi kawasan tersebut. Petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam mengingatkan para PKL.
Ia juga meminta pedagang menaati aturan dan tidak kembali menggunakan fasilitas umum atau badan jalan. Penggunaan area tersebut dapat mengganggu kepentingan masyarakat serta aktivitas pengguna jalan.
Penertiban ini diharapkan membuat Jalan Berok Raya lebih tertib dan aman. Kondisi lalu lintas yang lebih lancar juga dapat mendukung aktivitas masyarakat dan pelajar di sekitar kawasan tersebut. (*)






