Padang, Javanusa—Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kota Padang yang berlokasi di Jalan Bagindo Aziz Chan, tepat di sebelah Gedung Youth Center, hampir rampung.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang menargetkan mulai menempati gedung baru ini pada November 2025.
“Progres pembangunan sudah mencapai sekitar 90 persen. Saat ini tengah tahap finishing serta pembangunan studio kedap suara di lantai dua,” kata Kepala Dispusip Padang, Feri Mulyani, Sabtu (2/8/2025).
Gedung perpustakaan ini menelan anggaran senilai Rp 10 miliar. Bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik pemerintah pusat.
Feri Mulyani menyebutkan, gedung dua lantai ini ramah bagi semua kalangan. Dengan memperhatikan kebutuhan ruang bagi anak-anak, penyandang disabilitas, serta memiliki studio multifungsi di lantai dua untuk kegiatan literasi seperti bedah buku.
“Gedung berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 1.700 meter persegi. Setelah rampung, kami akan mulai memasukkan mobiler sebelum kita fungsikan secara resmi,” jelasnya.
Gantikan Gedung Lama yang Tidak Representatif
Selama ini, layanan perpustakaan daerah Kota Padang berlangsung di gedung yang berada di kompleks GOR H. Agus Salim, yang statusnya merupakan aset milik Pemprov Sumbar. Kondisi ini kurang representatif dan tidak mendukung perkembangan layanan literasi modern.
“Kami bersyukur Padang mendapatkan alokasi DAK untuk pembangunan gedung perpustakaan baru. Ini bagian dari komitmen memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat,” ujar Feri Mulyani. (*/red)






