Gempa M 7,0 Guncang NTT, BMKG Deteksi Potensi Tsunami hingga 3 Meter

Penulis -

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026) pagi. (Foto: BMKG)

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026) pagi. (Foto: BMKG)

Jakarta, Javanusa—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Gempa tercatat terjadi pada pukul 04.58 WIB. BMKG mencatat pusat gempa berada di koordinat 8,33 derajat Lintang Selatan dan 121,32 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG Deteksi Potensi Tsunami

Melalui keterangan resminya, BMKG menyebut gempa tersebut berpotensi memicu tsunami berdasarkan hasil pemodelan.

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat,” jelas BMKG dalam siaran langsung di YouTube BMKG, Sabtu (15/8/2026).

BMKG kemudian menetapkan status ancaman tsunami siaga di sejumlah wilayah. Potensi ketinggian gelombang berada pada kisaran 0,5 hingga 3 meter.

Wilayah yang masuk dalam status siaga mencakup beberapa kawasan di NTT dan Sulawesi Selatan. BMKG juga memperkirakan waktu kedatangan gelombang di sejumlah daerah.

Gelombang hingga 3 Meter Mengancam Sejumlah Wilayah

Di NTT, gelombang tsunami diperkirakan tiba di Manggarai bagian utara dan Ngada bagian utara sekitar pukul 05.02 WIB.

Selanjutnya, gelombang diperkirakan mencapai Ende pada pukul 05.05 WIB dan Flores sekitar pukul 05.15 WIB.

Sementara itu, di Sulawesi Selatan, wilayah Jeneponto masuk dalam daftar daerah dengan status siaga. BMKG memperkirakan gelombang tiba sekitar pukul 05.13 WIB.

NTT, NTB, dan Sulsel Masuk Status Waspada

Selain status siaga, BMKG menetapkan status waspada tsunami untuk sejumlah wilayah lain. Potensi ketinggian gelombang pada status ini berada di bawah 0,5 meter.

Di NTT, Flores Timur masuk dalam wilayah waspada dengan perkiraan waktu kedatangan gelombang sekitar pukul 05.15 WIB.

Ancaman serupa juga berlaku di NTB. BMKG memperkirakan gelombang tiba di Bima sekitar pukul 05.12 WIB dan Dompu pada pukul 05.19 WIB.

Baca Juga :  Barcelona Tekuk Getafe 3-0, Blaugrana Kokoh di Puncak LaLiga

Di Sulawesi Selatan, Wajo juga masuk dalam wilayah dengan status waspada. Perkiraan waktu kedatangan gelombang di daerah tersebut sekitar pukul 06.01 WIB.

BMKG terus memantau perkembangan gempa dan potensi tsunami di wilayah terdampak. Informasi terbaru mengenai status peringatan tsunami dapat berubah sesuai hasil pemantauan dan pemodelan BMKG. (*)

Berita Terkait

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita
Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan
Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan
BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal
Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang
Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib
Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin
Balita Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, 200 Meter dari Lokasi Awal

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru