Gempa M 4,7 Guncang Padang, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Mentawai

Penulis -

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa M4,7 mengguncang wilayah Padang dan beberapa wilayah lainnya di Sumbar. (Foto: BMKG)

Gempa M4,7 mengguncang wilayah Padang dan beberapa wilayah lainnya di Sumbar. (Foto: BMKG)

Padang, Javanusa—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Padang dan sejumlah daerah di Sumatera Barat pada Minggu (21/6/2026) pukul 09.33 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami meski getarannya dirasakan hingga beberapa kabupaten dan kota di Sumbar.

Getaran dirasakan masyarakat di Padang, Pariaman, Kepulauan Mentawai, hingga sejumlah daerah lain di Sumatera Barat.

Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut pada koordinat 1,25 Lintang Selatan dan 99,8 Bujur Timur. Lokasinya sekitar 71 kilometer barat daya Kota Padang dengan kedalaman 24 kilometer.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan karakteristik gempa menunjukkan sumbernya berasal dari aktivitas tektonik dangkal.

“Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempabumi, gempabumi yang terjadi merupakan gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Mentawai,” kata Suaidi Ahadi dalam keterangan resminya.

Penjelasan tersebut sejalan dengan posisi episenter yang berada di wilayah perairan lepas pantai barat Sumatera, salah satu kawasan yang aktif secara tektonik.

Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah

Hasil pemetaan tingkat guncangan atau shakemap BMKG menunjukkan intensitas gempa mencapai II-III MMI di Padang, Pariaman, dan Kepulauan Mentawai.

Pada skala tersebut, getaran dapat dirasakan banyak orang di dalam rumah. Sebagian warga merasakan sensasi seperti kendaraan berat melintas, sementara benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Selain itu, guncangan juga terdeteksi di Padang Panjang, Bukittinggi, Solok, Muko-Muko, dan Pasaman Barat dengan intensitas I-II MMI.

Pada tingkat ini, getaran umumnya hanya dirasakan sebagian kecil masyarakat dan lebih sering terekam oleh instrumen seismik. Meski demikian, beberapa benda ringan yang tergantung tetap dapat bergerak akibat getaran.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Minta Penyuluh Pertanian Maksimalkan Peran
Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga beberapa saat setelah kejadian, belum terdapat laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik pascagempa utama. Berdasarkan hasil monitoring hingga pukul 09.54 WIB, tercatat satu kali gempa susulan atau aftershock.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta mengikuti perkembangan informasi kebencanaan melalui kanal resmi BMKG.

Informasi terkini dapat diperoleh melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial resmi lembaga tersebut guna menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat. (*/red)

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB