Pasbar, Javanusa—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah barat Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Senin (13/7/2026) pukul 01.53 WIB.
Berdasarkan data BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, episentrum gempa berada di koordinat 0,22 Lintang Selatan dan 98,96 Bujur Timur. Lokasinya sekitar 103 kilometer di sebelah barat Pasaman Barat, Sumatera Barat.
BMKG mencatat pusat gempa berada pada kedalaman 20 kilometer di bawah permukaan laut. Gempa tersebut masuk dalam wilayah pemantauan Pusat Gempabumi Regional (PGR) VI.
Informasi awal itu dirilis segera setelah gempa terdeteksi sebagai bagian dari sistem peringatan dini. BMKG menegaskan hasil analisis masih bersifat sementara karena proses pengolahan data terus berlangsung.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian keterangan resmi BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang.
BMKG Terus Memutakhirkan Data Gempa
BMKG menjelaskan pembaruan informasi akan dilakukan setelah data tambahan dari jaringan sensor seismik berhasil dihimpun. Langkah tersebut bertujuan memastikan parameter gempa semakin akurat.
Aktivitas kegempaan di wilayah Sumatera Barat terus dipantau melalui sistem PGR VI yang menjadi bagian dari jaringan pemantauan nasional. Sistem ini memungkinkan setiap aktivitas seismik terdeteksi dalam waktu singkat.
Dengan magnitudo 3,2, gempa ini tergolong berkekuatan kecil. Sementara itu, kedalaman 20 kilometer menempatkannya dalam kategori gempa berkedalaman menengah.
Masyarakat Diminta Mengikuti Informasi Resmi BMKG
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di Pasaman Barat dan daerah sekitarnya, agar tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Selain terus memantau kemungkinan gempa susulan, BMKG juga meminta masyarakat mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal resmi lembaga tersebut. Informasi resmi akan terus diperbarui sesuai hasil analisis tim geofisika. (*)






