Gempa Padang Panjang 1926 Jadi Pengingat, Kesiapsiagaan Bencana Terus Diperkuat

Penulis -

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Focus Group Discussion (FGD) Satu abad Gempa Padang Panjang 28 Juni 1926 yang digelar PJKIP, Rabu (13/5/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Focus Group Discussion (FGD) Satu abad Gempa Padang Panjang 28 Juni 1926 yang digelar PJKIP, Rabu (13/5/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Satu abad Gempa Padang Panjang 28 Juni 1926 menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan dan budaya sadar bencana.

Refleksi itu mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP), Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Plt. Kepala BPBD Kesbangpol Dian Eka Purnama sebagai narasumber. FGD juga diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari KNPI, Karang Taruna, Kelompok Siaga Bencana (KSB) dari 16 kelurahan, PMI, SAR, relawan kebencanaan hingga insan pers.

Dian Eka menyampaikan, potensi bencana di Kota Padang Panjang dapat terjadi kapan saja sehingga membutuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan bersama.

Menurutnya, mitigasi bencana tidak boleh dianggap sepele karena keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

“Bencana tidak mengenal waktu. Karena itu kita harus terus membangun kesiapsiagaan agar masyarakat mampu meminimalkan risiko dan selamat saat bencana terjadi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kota telah menyelesaikan Kajian Risiko Bencana (KRB). Saat ini pemerintah tengah menuntaskan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) serta Rencana Kontijensi sebagai bagian dari penguatan sistem penanggulangan bencana daerah.

Ia menyebutkan, terdapat enam potensi bencana yang mengancam Padang Panjang, yakni gempabumi, banjir, banjir bandang, tanah longsor, bencana gunung api dan cuaca ekstrem.

Karena itu, penanganan bencana tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Gempa 1926 Jadi Refleksi Kesiapan Masyarakat

Sementara itu, Ketua PJKIP Padang Panjang Rifnaldi mengatakan, tragedi gempa 1926 bukan untuk diperingati secara seremonial.

Menurutnya, peristiwa itu harus menjadi pengingat bahwa Padang Panjang merupakan wilayah rawan bencana karena dilintasi Patahan Semangko Segmen Sianok dan Singkarak.

Ia menilai, momentum satu abad gempa harus menjadi refleksi besar untuk melihat sejauh mana kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Baca Juga :  KSB Padang Timur Ikuti Jambore KSB Padang 2026, Perkuat Kapasitas Relawan Kebencanaan

“Bencana tidak pernah memberi tahu kapan datangnya. Karena itu, kewaspadaan, edukasi mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk menyelamatkan diri,” tegasnya.

Melalui FGD tersebut, diharapkan tumbuh budaya siaga bencana sekaligus meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap mitigasi dan langkah penyelamatan diri ketika bencana terjadi. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru