Padang Pariaman, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar Goro Akbar Jilid II di Perumahan Kasai Permai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Rabu (18/6/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mengatasi banjir yang selama bertahun-tahun melanda kawasan tersebut.
Goro dimulai dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat. Turut hadir unsur Forkopimda serta ratusan personel gabungan dari berbagai elemen.
Gerakan Kolaboratif Tanpa Beban APBD
Dalam sambutannya, Bupati JKA menegaskan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk tanggung jawab bersama dalam menghadapi persoalan lingkungan. Ia menyoroti banjir yang bahkan bisa terjadi hanya karena hujan selama dua hingga tiga jam.
“Melalui Goro Akbar ini, kita berupaya bersama mengurangi dampak banjir. Ini gerakan murni, tanpa menggunakan anggaran APBD,” tegasnya.
Kegiatan gotong royong ini sepenuhnya mengandalkan partisipasi berbagai pihak. Mulai dari institusi pemerintahan, TNI-Polri, BUMN, perusahaan swasta, hingga warga sekitar. Seluruh kebutuhan logistik hingga alat berat disediakan secara sukarela.
Beberapa perusahaan seperti Statika, Dani Merlindo, dan HKI disebut turut berkontribusi, bersama Kodim 0308/Pariaman, Polres Padang Pariaman, dan berbagai OPD.
Fokus pada Normalisasi Saluran Air
Goro Akbar berlangsung selama dua hari, 18–19 Juni 2025. Dengan fokus utama membersihkan dan menormalisasi saluran air serta sungai yang mengelilingi permukiman. Wilayah tersebut selama ini menjadi titik rawan genangan.
Untuk mempercepat proses, Pemkab mengerahkan:
- 2–3 unit ekskavator besar
- 4 ekskavator mini
- 14 unit mesin sinshow
Alat-alat tersebut difokuskan pada titik-titik yang mengalami penyumbatan parah.
Kekuatan Kolektif Jadi Solusi
Lebih dari 900 orang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, ASN lintas OPD, serta warga sekitar.
Para peserta dibagi ke dalam delapan posko, masing-masing terdiri atas 50–60 orang yang bekerja serentak di lapangan.
Bupati JKA menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme warga. “Semangat gotong royong masih hidup. Ini sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa persoalan besar bisa diselesaikan bersama. Saya harap ini menjadi awal dari perubahan yang lebih baik,” tutupnya. (*/red)






