Gubernur Mahyeldi Dampingi Menko PMK Resmikan Huntara bagi Korban Bencana di Sumbar

Penulis -

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mendampingi Menko PMK RI, Pratikno saat paparan progres penanganan bencana di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Sabtu (24/1/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mendampingi Menko PMK RI, Pratikno saat paparan progres penanganan bencana di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Sabtu (24/1/2026). (Foto: ADPSB)

Agam, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno dalam melakukan kunjungan kerja ke Sumbar, Sabtu (24/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menko PMK meresmikan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus peninjauan progres pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam.

Peresmian hunian sementara dipusatkan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan tersebut diikuti secara daring oleh daerah terdampak lainnya.

Wilayah yang turut terhubung meliputi Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Daerah-daerah ini menjadi fokus pemulihan pascabencana di Sumbar.

Sebelum peresmian, Menko PMK dan rombongan mengikuti paparan progres penanganan bencana di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Wakil Kepala BPS RI Dr. Soni Hari Budi Utomo Harmadi, serta Deputi Kemenko PMK.

Turut hadir Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Bupati Agam Benny Warlis, unsur TNI-Polri, serta Forkopimda dan kepala daerah se-Sumbar.

Menko PMK Pratikno menyampaikan Presiden RI telah menerbitkan Keppres Nomor 1 Tahun 2026 tentang pembentukan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

Satgas tersebut bertugas mengoordinasikan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan pemulihan pascabencana di tiga provinsi terdampak di Sumatera.

Pemulihan Harus Lebih Aman dan Berbasis Data

Pratikno menegaskan, arahan Presiden menekankan konsep build back better and safer.

“Pemulihan tidak sekadar membangun kembali, tetapi membangun dengan lebih baik dan lebih aman,” ujar Pratikno.

Ia menambahkan, rehabilitasi harus berbasis data akurat, termasuk data geospasial dan by name by address, agar pembangunan tidak kembali dilakukan di kawasan rawan bencana.

Pratikno menjelaskan, pendataan kerusakan dan kebutuhan pemulihan dilakukan oleh pemda dengan pendampingan BNPB.

Baca Juga :  Paparkan Kondisi Pasca Bencana, Bupati Eka Putra Terima Bantuan Tanggap Darurat Rp 250 Juta

Data tersebut diverifikasi oleh BPS serta didukung oleh BRIN dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Skema ini diharapkan menjamin akurasi dan akuntabilitas data pemulihan.

BNPB: Jembatan Darurat dan Logistik Berjalan Normal

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan penanganan darurat di Sumbar terus berjalan. Sejumlah jembatan darurat seperti Bailey dan Aramco hampir rampung, sementara ratusan alat berat telah dikerahkan pemerintah pusat.

Ia memastikan logistik dalam kondisi aman. Distribusi bantuan kini dilakukan via jalur darat setelah posko Bandara Internasional Minangkabau ditutup. Layanan listrik, air bersih, komunikasi, kesehatan, BBM, dan LPG dilaporkan hampir pulih sepenuhnya.

Kerugian Bencana Sumbar Capai Rp33 Triliun

Gubernur Mahyeldi mengungkapkan estimasi kerusakan dan kerugian akibat bencana di Sumbar mencapai sekitar Rp33 triliun. Dampak tersebut dirasakan oleh 15 kabupaten dan kota, dengan tingkat kerusakan tertinggi di Agam, Tanah Datar, dan Padang Pariaman.

Kebutuhan Rehabilitasi Capai Rp21,4 Triliun

Mahyeldi menyebut total kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi diperkirakan Rp21,4 triliun.

“Anggaran itu mencakup sektor infrastruktur, permukiman, sosial, pendidikan, pertanian, serta lintas sektor pengurangan risiko bencana,” kata Mahyeldi.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan sabo dam dan cek dam, khususnya di Agam dan Tanah Datar, untuk mengantisipasi banjir dan lahar dingin.

Mahyeldi berharap pendanaan sepenuhnya dari APBN serta percepatan Dana Transfer ke Daerah agar perbaikan infrastruktur segera terealisasi. Peresmian hunian sementara ini diharapkan mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

Selain itu, langkah ini memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam membangun Sumatera Barat yang lebih tangguh dan aman dari risiko bencana. (*/adpsb)

Berita Terkait

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027
Fadly Amran Dorong Penguatan Literasi Pancasila Lewat Bedah Buku Karya Willy Aditya
Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB