Gubernur Mahyeldi Dorong Penguatan Sentra Cengkeh Solok, Bangun Irigasi dan Jalan Usaha Tani

Penulis -

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat panen raya cengkeh di di Bukit Batu Agung, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sabtu (30/5/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat panen raya cengkeh di di Bukit Batu Agung, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sabtu (30/5/2026). (Foto: ADPSB)

Solok, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan komoditas cengkeh masih menjadi salah satu sektor perkebunan unggulan yang memiliki prospek besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumbar menyiapkan sejumlah langkah penguatan kawasan sentra cengkeh, mulai dari pembangunan sistem pengairan hingga jalan usaha tani.

Hal tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri panen raya cengkeh di kawasan perkebunan seluas sekitar 400 hektare di Bukit Batu Agung, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sabtu (30/5/2026).

“Kita masih memiliki potensi tanaman cengkeh yang besar di Sumatera Barat, termasuk di Kabupaten Solok. Informasi dari kelompok tani menunjukkan hasil panen tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini menjadi modal penting untuk terus kita kembangkan,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, peningkatan produktivitas harus diikuti dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Salah satu kebutuhan utama yang menjadi perhatian pemerintah adalah ketersediaan air bagi tanaman cengkeh.

“Kebutuhan air tanaman harus dipastikan tersedia. Di kawasan ini terdapat potensi sumber air yang bisa dimanfaatkan melalui pembangunan jaringan pipa. Jika kebutuhan air terpenuhi, produktivitas tanaman akan lebih terjaga dan pemupukan juga bisa dilakukan lebih optimal,” katanya.

Selain pengairan, Mahyeldi juga memastikan dukungan pembangunan jalan usaha tani untuk memperlancar aktivitas masyarakat di kawasan perkebunan. Menurutnya, akses yang baik akan memudahkan proses produksi hingga distribusi hasil panen.

“Pak Bupati akan membuka aksesnya terlebih dahulu, kemudian pemerintah provinsi akan menindaklanjuti pembangunan jalan usaha tani. Infrastruktur ini penting untuk mendukung aktivitas pertanian dan meningkatkan efisiensi biaya produksi,” ujarnya.

Dorongan Hilirisasi Cengkeh

Selain meningkatkan produksi, Mahyeldi mengajak petani mulai mengembangkan hilirisasi komoditas cengkeh. Ia menilai potensi ekonomi cengkeh tidak hanya berasal dari bunga yang dipanen, tetapi juga dari daun yang dapat diolah menjadi minyak atsiri bernilai jual tinggi.

Baca Juga :  Data Jadi Kunci, Padang Targetkan Ekonomi Tumbuh 7,09 Persen di 2029

“Daun cengkeh yang selama ini belum dimanfaatkan memiliki nilai ekonomi yang besar. Kita perlu dukungan perguruan tinggi dan dunia usaha agar potensi ini dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru bagi petani,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Solok, Jon Firman Pandu mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pengembangan perkebunan cengkeh dan percepatan penanganan pascabencana di daerahnya.

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur yang hadir langsung bersama masyarakat. Dukungan terhadap pengembangan sentra cengkeh dan program relokasi warga terdampak bencana menjadi harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Solok,” kata Jon.

Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sumbar, Afniwirman menyebut Kabupaten Solok masih menjadi salah satu sentra utama produksi cengkeh di Sumbar.

Karena itu, pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas budidaya, pengolahan hasil panen, serta pemanfaatan daun cengkeh menjadi minyak atsiri guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. (*/adpsb)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB