Gubernur Mahyeldi Rangkul Perantau Minang, Donasi Rp1 Miliar untuk Korban Bencana Sumbar

Penulis -

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat silaturahmi bersama perantau Minangkabau dan organisasi masyarakat Minang, filantropi serta NGO di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu malam (10/1/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat silaturahmi bersama perantau Minangkabau dan organisasi masyarakat Minang, filantropi serta NGO di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu malam (10/1/2026). (Foto: ADPSB)

Jakarta, Javanusa—Kepedulian perantau Minangkabau kembali menguat saat Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengajak dunsanak perantau meringankan beban korban bencana di Sumbar.

Ajakan tersebut membuahkan hasil dengan donasi Rp1 miliar yang langsung dihimpun dalam satu malam.

Donasi itu terkumpul dalam Silaturahmi Perantau Minangkabau bersama organisasi masyarakat Minang, filantropi, dan NGO. Kegiatan berlangsung di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu malam (10/1/2026).

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa ikatan antara perantau dan kampung halaman merupakan kekuatan sosial Minangkabau.

Solidaritas itu menjadi penopang penting saat Sumbar menghadapi bencana hidrometeorologi.

“Bagi masyarakat Minang, perantau dan ranah adalah satu kesatuan. Saat kampung halaman diuji, kepedulian dunsanak perantau menjadi kekuatan tersendiri,” ujar Mahyeldi.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut. Menurutnya, donasi Rp1 miliar akan sangat membantu masyarakat terdampak.

16 Daerah Terdampak, 13 Tetapkan Tanggap Darurat

Mahyeldi menjelaskan, bencana hidrometeorologi melanda 16 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, 13 daerah telah menetapkan status tanggap darurat.

Dampak bencana tidak hanya berupa kerusakan fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Banyak warga kehilangan tempat tinggal, akses jalan, serta sumber penghidupan.

Kerugian Capai Rp17,9 Triliun

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sumbar, nilai kerusakan ditaksir mencapai Rp15,6 triliun. Sementara itu, kerugian ekonomi diperkirakan sebesar Rp17,9 triliun.

Untuk pemulihan menyeluruh, pemerintah membutuhkan anggaran sekitar Rp22,6 triliun.

Angka tersebut mencakup rehabilitasi infrastruktur, pemulihan sosial, dan penguatan ekonomi warga.

Dokumen R3P Diajukan ke BNPB

Mahyeldi menyampaikan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) telah diajukan ke BNPB.

Dokumen ini menjadi acuan utama dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumbar.

Baca Juga :  Siang Ini, Pemprov Sumbar Gelar Penyelenggaraan 24 Jenazah Korban Bencana Tak Teridentifikasi

“Namun, untuk meringankan beban masyarakat terdampak, sinergi dan gotong royong seluruh elemen, termasuk perantau, sangat dibutuhkan,” kata Mahyeldi.

Ia menegaskan, Pemprov Sumbar terus berkomitmen hadir dalam setiap tahap penanganan bencana. Kolaborasi lintas elemen dinilai menjadi kunci percepatan pemulihan.

Apresiasi untuk Perantau dan Lembaga Sosial

Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada para perantau, dermawan, dan lembaga sosial yang terlibat. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

“Bantuan dan doa dari dunsanak semua menjadi penguat moril bagi masyarakat Sumbar,” ujarnya.

Silaturahmi ini menjadi bukti kuatnya solidaritas perantau Minang dalam menghadapi situasi krisis. Donasi yang terkumpul akan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Turut hadir sejumlah tokoh perantau Minang, antara lain Irman Gusman (DPD RI), Irwan Zaini (Gebu Minang), Meizikri, Prof. Lukman Roka, serta perwakilan DPP dan DPD IKM.

Hadir pula organisasi seperti Perempuan Minang Indonesia, Persatuan Pedagang Pasar Pramuka, dan sejumlah NGO.

Dari jajaran Pemprov Sumbar hadir Kalaksa BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas BMCKTR, Kepala Biro Adpim, Kepala Badan Penghubung, serta Ascari. (*/adpsb)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru