Gubernur Mahyeldi: Sektor Pertanian Tulang Punggung Ekonomi Sumbar

Penulis -

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mahyeldi saat kegiatan Refleksi Sektor Pertanian Sumbar yang digelar di Aula Kantor Disbuntanhor) Sumbar, Selasa (30/12/2025). (Foto: ADPSB)

Gubernur Mahyeldi saat kegiatan Refleksi Sektor Pertanian Sumbar yang digelar di Aula Kantor Disbuntanhor) Sumbar, Selasa (30/12/2025). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah, sekaligus sumber penghidupan utama sebagian besar masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah terkait bekerja lebih serius, terarah, dan konsisten agar pembangunan sektor pertanian benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

Penegasan tersebut disampaikan Mahyeldi saat memberikan pengarahan pada kegiatan Refleksi Sektor Pertanian Sumbar yang digelar di Aula Kantor Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disbuntanhor) Sumbar, Selasa (30/12/2025).

Pada kesempatan itu, Mahyeldi mengapresiasi paparan capaian program pertanian sepanjang 2025, termasuk upaya menyelaraskan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dengan kebutuhan petani di lapangan.

Menurutnya, keseriusan pemerintah daerah dalam membangun pertanian harus tercermin dari kebijakan yang tepat dan dukungan anggaran yang memadai.

“Sektor pertanian ini sangat krusial. Keseriusan membangun daerah salah satunya ditandai dengan kebijakan dan alokasi anggaran yang memadai. Jika tidak serius, sektor andalan ini tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.

Mahyeldi menyebutkan, sekitar 57 persen masyarakat Sumbar menggantungkan hidup pada sektor pertanian, kehutanan, perikanan, kelautan, dan peternakan.

Sektor tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, yakni sekitar 22 hingga 23 persen.

Selain dukungan anggaran, Gubernur juga menyoroti pentingnya optimalisasi aset pertanian milik pemerintah daerah.

Ia menilai masih terdapat sejumlah aset, seperti balai benih dan lahan pertanian, yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Aset yang tidak produktif harus dihidupkan kembali. Unit Pelaksana Teknis (UPT) harus turun langsung ke lapangan agar aset pertanian benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disbuntanhor Sumbar Afniwirman mengatakan kegiatan ini bertujuan menyamakan langkah sekaligus menindaklanjuti arahan Gubernur terkait penguatan sektor pertanian.

Baca Juga :  Bupati Eka Putra Tinjau Jembatan Titian Putiah Jelang Akhir Tanggap Darurat

“Program pertanian, termasuk bantuan yang bersumber dari aspirasi DPRD, terus kami kawal agar tepat sasaran dan memberikan dampak ekonomi bagi petani,” kata Afniwirman.

Ia juga memaparkan fokus pengembangan sejumlah komoditas unggulan Sumbar, seperti kopi, kelapa sawit, kelapa dalam, dan kakao.

Untuk komoditas kopi, Afniwirman menyebutkan luas areal kebun mencapai sekitar 30 ribu hektare, namun masih menghadapi tantangan dari sisi produktivitas dan kualitas.

“Dengan penanganan yang baik, nilai jual kopi dapat meningkat signifikan. Hal ini terus kami dorong melalui pelatihan petani dan dukungan sarana pascapanen,” ujarnya.

Menutup laporannya, Afniwirman menegaskan komitmen Disbuntanhor Sumbar untuk menindaklanjuti seluruh arahan Gubernur, termasuk optimalisasi aset pertanian dan penguatan program, di tengah tantangan keterbatasan anggaran serta dampak perubahan iklim. (*/adpsb)

Berita Terkait

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB