Gubernur Mahyeldi Tetapkan UMP Sumbar 2026 Naik 6,3 Persen, Jadi Rp3,18 Juta

Penulis -

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi menetapkan UMP Sumbar 2026 naik 6,3 persen menjadi Rp3.182.955. (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi menetapkan UMP Sumbar 2026 naik 6,3 persen menjadi Rp3.182.955. (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Upah Minimum Propinsi (UMP) Sumbar 2026 resmi naik 6,3 persen menjadi Rp3.182.955. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (pemprov Sumbar) memastikan kebijakan ini berlaku mulai 1 Januari 2026 dan telah sesuai aturan nasional.

Penetapan tersebut dilakukan melalui Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 562-851-2025. Selain UMP, pemerintah daerah juga menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 sebesar Rp3.214.846.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyatakan kenaikan UMP Sumbar 2026 mempertimbangkan kondisi inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah juga mengacu pada rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi Sumbar.

“UMP sebelumnya berada di kisaran Rp2,9 juta. Untuk 2026 kita naikkan 6,3 persen sehingga menjadi Rp3,18 juta,” ujar Mahyeldi di Padang, Senin (22/12/2025).

Mahyeldi menegaskan kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli pekerja sekaligus tetap memperhatikan kemampuan dunia usaha di Sumatera Barat.

UMSP Berlaku untuk Dua Sektor Strategis

Pemprov Sumbar juga menetapkan UMSP Tahun 2026 melalui SK Gubernur Nomor 562-853-2025. UMSP hanya berlaku pada dua sektor usaha strategis.

Sektor yang Berlaku UMSP 2026

    • Perkebunan kelapa sawit dan industri turunannya
    • Pengoperasian instalasi penyediaan tenaga listrik

Mahyeldi menjelaskan UMP tidak berlaku bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK). Pengupahan UMK tetap mengacu pada ketentuan khusus sesuai peraturan perundang-undangan.

Proses Penetapan Libatkan Dewan Pengupahan

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar Firdaus Firman menyebut penetapan UMP Sumbar 2026 merupakan hasil pembahasan intensif. Dewan Pengupahan Provinsi menggelar rapat pada 19 dan 22 Desember 2025.

“Rapat dihadiri unsur serikat pekerja, Apindo, akademisi, dan pemerintah. Semua pihak menyepakati koefisien alfa sebesar 0,525,” kata Firdaus.

Koefisien tersebut menjadi dasar perhitungan upah minimum dengan mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi Sumbar.

Baca Juga :  DPRD Padang Panjang Setujui Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024, Soroti Layanan Publik dan PAD

Firdaus menegaskan seluruh ketentuan UMP dan UMSP mulai berlaku pada 1 Januari 2026. Pemerintah berharap seluruh perusahaan mematuhi keputusan tersebut.

“Kami berharap kebijakan ini dilaksanakan bersama demi menjaga hubungan industrial yang harmonis di Sumatera Barat,” ujarnya. (*/adpsb)

Berita Terkait

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027
Fadly Amran Dorong Penguatan Literasi Pancasila Lewat Bedah Buku Karya Willy Aditya
Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB