Pessel, Javanusa—Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meninjau lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Nagari Pancuang Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kamis (1/1/2026).
Kunjungan ini untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus mengecek kesiapan penanganan darurat bagi warga terdampak. Mahyeldi menegaskan kehadiran pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam situasi krisis.
Di lokasi bencana, Mahyeldi berdialog langsung dengan masyarakat dan aparatur nagari. Ia mendengarkan keluhan warga terkait kerusakan rumah, akses jalan, dan kebutuhan mendesak pascabencana.
Gubernur menyampaikan keprihatinan atas musibah yang melanda kawasan pesisir tersebut. Ia memastikan pemerintah hadir mendampingi warga hingga proses pemulihan selesai.
“Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten akan terus hadir. Masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi lintas sektor. Fokus utama meliputi penanganan darurat, pembersihan material bencana, serta pendataan kerusakan secara akurat.
Menurutnya, kerja cepat dan terkoordinasi menjadi kunci agar dampak bencana Pesisir Selatan tidak meluas. Pemerintah daerah diminta segera menyampaikan kebutuhan riil di lapangan.
Imbauan Waspada Bencana Susulan
Selain itu, Mahyeldi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Kondisi cuaca ekstrem dinilai masih berpotensi terjadi di wilayah Sumbar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gotong royong sebagai modal sosial dalam menghadapi bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi memastikan dukungan anggaran untuk penanganan bencana Pesisir Selatan telah tersedia. Total dana yang disiapkan mencapai lebih dari Rp5,7 miliar.
Rinciannya, Rp4 miliar berasal dari bantuan Presiden Republik Indonesia. Sementara Rp1,73 miliar dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Provinsi Sumbar.
“Dana sudah ditransfer ke Kas Daerah Kabupaten Pesisir Selatan pada akhir Desember,” tegas Mahyeldi.
Ia menjelaskan, anggaran tersebut merupakan dana awal tanggap darurat. Pemerintah siap menambah alokasi jika kebutuhan lapangan meningkat.
Turut hadir dalam peninjauan lapangan ini Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar Medi Iswandi, Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armi, serta Kepala Dinas Sosial Sumbar Syaifullah.
Dari Pemkab Pessel, tampak Sekda Zainal Arifin, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Adi Susilo, serta Kalaksa BPBD Kabupaten Pessel. (*/adpsb)






