Gubernur Sumbar Apresiasi Pengungkapan Narkoba, 47 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan

Penulis -

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri konferensi pers di Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri konferensi pers di Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi langkah tegas Polda Sumbar dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mengungkap peredaran narkotika.

Dalam satu bulan, pengungkapan kasus tersebut diperkirakan mencegah dampak narkoba terhadap sekitar 47 ribu orang.

Mahyeldi menyampaikan apresiasi itu saat menghadiri konferensi pers di Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026). Ia menilai keberhasilan aparat menggagalkan peredaran narkoba menunjukkan pentingnya sinergi antarlembaga.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda), Danlanud Sutan Sjahrir, Danlantamal II Padang, serta Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar.

Gubernur Soroti Ancaman Narkoba

Mahyeldi secara khusus menyoroti upaya kepolisian menggagalkan penyelundupan narkoba, termasuk melalui bandara. Menurutnya, setiap pengungkapan tidak hanya menyangkut penegakan hukum, tetapi juga upaya melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkotika.

“Sudah dihitung oleh Pak Kapolda, ini ada 47 ribu orang dari sebulan itu saja. Jadi kalau ini beredar di masyarakat, itu akan memberikan dampak pada 47 ribu orang. Bayangkan, ini dalam satu bulan. Satu tahun coba bayangkan, berarti ada sebanyak 600 ribu orang,” ujar Mahyeldi.

Karena itu, pemerintah daerah menilai pemberantasan narkoba tidak cukup mengandalkan tindakan hukum. Upaya pencegahan juga perlu melibatkan masyarakat hingga tingkat pemerintahan paling bawah.

Peran Nagari dan Sekolah Diperkuat

Pemprov Sumbar bersama instansi terkait menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat pencegahan peredaran narkotika.

Salah satunya dengan mengoptimalkan peran nagari melalui program “anak kemenakan”. Pemerintah berharap mekanisme tersebut dapat membantu mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba sejak dini di lingkungan masyarakat.

Di sektor pendidikan, Pemprov Sumbar akan memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Pengawasan terhadap pelajar perlu berjalan beriringan dengan edukasi mengenai bahaya narkoba secara lebih luas.

Baca Juga :  Kasus Pencurian Isuzu Panther di Padang Terungkap, 2 Terduga Pelaku Ditangkap di Bungo

Selain itu, pengawasan juga diarahkan pada berbagai titik masuk Sumbar. Pemerintah bersama instansi terkait akan memperketat pemantauan di wilayah perbatasan, pintu masuk daerah, serta jalur transportasi udara.

Pemprov Sumbar Siapkan Rehabilitasi

Penanganan korban penyalahgunaan narkoba juga menjadi bagian dari strategi pemerintah. Pemprov Sumbar telah menyiapkan fasilitas rumah sakit untuk mendukung proses rehabilitasi.

“Kami dari Pemprov Sumbar sudah menyiapkan satu rumah sakit dalam rangka untuk rehabilitasi. Insya Allah, ini juga akan bisa berperan, berfungsi, dan bermanfaat untuk merehab warga kita yang menjadi korban akibat penggunaan narkoba,” kata Mahyeldi.

Langkah tersebut diharapkan dapat melengkapi upaya pemberantasan narkoba dari sisi penindakan dan pencegahan. Pemerintah juga ingin memastikan masyarakat yang menjadi korban memperoleh akses pemulihan.

Mahyeldi kemudian menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemberantasan narkoba di Sumbar. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat terus diperkuat untuk menekan peredaran narkotika di daerah tersebut. (*)

Berita Terkait

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita
Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan
Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan
BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal
Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang
Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib
Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin
Balita Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, 200 Meter dari Lokasi Awal

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru