Gunung Marapi Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter

Penulis -

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Marapi kembali mengalami erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pukul 08.42 WIB. (Foto: WAG Marapi Information)

Gunung Marapi kembali mengalami erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pukul 08.42 WIB. (Foto: WAG Marapi Information)

Agam, Javanusa—Gunung Marapi yang berada di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pukul 08.42 WIB. Letusan tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 2.000 meter di atas puncak gunung.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Asep Antoni, menjelaskan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur laut.

“Tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 4.891 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” kata Asep dalam laporan resminya.

Tingkatkan Kewaspadaan

Menyusul erupsi tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan otoritas vulkanologi. Warga, pendaki, maupun wisatawan dilarang memasuki kawasan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas erupsi di Kawah Verbeek.

Larangan itu bertujuan mengantisipasi potensi bahaya akibat lontaran material vulkanik serta kemungkinan terjadinya erupsi susulan.

Selain itu, warga yang bermukim di sepanjang lembah dan aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi diminta mewaspadai potensi banjir lahar. Risiko tersebut dapat meningkat saat hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan puncak.

Gunakan Masker 

PGA Marapi juga mengimbau masyarakat menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.

Masyarakat juga disarankan memakai pelindung mata dan pakaian tertutup saat beraktivitas di luar ruangan guna meminimalkan dampak paparan abu vulkanik.

Warga di sekitar kawasan terdampak diminta melindungi sumber air bersih dari kontaminasi abu. Selain itu, timbunan abu yang mengendap di atap bangunan perlu segera dibersihkan agar tidak menimbulkan kerusakan maupun risiko ambruk akibat beban berlebih.

Baca Juga :  Destinasi Pariwisata Indonesia Tetap Aman, Kunjungan Wisman Capai 1,01 Juta pada Januari 2026
Pemda agar Perkuat Koordinasi

Dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Marapi, pemerintah daerah di Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanahdatar diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi.

Koordinasi tersebut untuk memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Marapi.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta mengutamakan informasi resmi dari pemerintah daerah, PVMBG, maupun instansi terkait serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.

Informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Marapi dapat diakses melalui aplikasi MAGMA Indonesia maupun kanal resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (*/red)

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:27 WIB

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata

Berita Terbaru