Guru Ngaji, Dai, Aktivis Islam dan Pegawai Ormas Islam Kini Bisa Punya Rumah Subsidi

Penulis -

Minggu, 27 Juli 2025 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PKP Maruarar secara simbolis menyerahkan kunci rumah subsidi kepada para guru ngaji dan guru agama saat Tasyakur Milad 50 Tahun MUI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu malam (26/7/2025). (Foto: Kementerian PKP)

Menteri PKP Maruarar secara simbolis menyerahkan kunci rumah subsidi kepada para guru ngaji dan guru agama saat Tasyakur Milad 50 Tahun MUI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu malam (26/7/2025). (Foto: Kementerian PKP)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menjalin kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam program penyediaan rumah subsidi.

Program ini menyasar dai, guru ngaji, aktivis Islam, serta pegawai organisasi kemasyarakatan Islam.

“Sudah saatnya guru ngaji juga memiliki akses terhadap rumah subsidi pemerintah,” tegas Menteri PKP Maruarar Sirait saat menghadiri Tasyakur Milad 50 Tahun MUI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu malam (26/7/2025).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian PKP, MUI, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Nota ini mencakup penyediaan dan pemutakhiran data statistik serta penyelenggaraan perumahan bagi kalangan yang selama ini kurang terfasilitasi.

Dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah

Menurut Menteri Maruarar, penyediaan rumah subsidi melalui skema KPR FLPP menjadi salah satu solusi konkret untuk mengatasi backlog perumahan nasional yang telah mencapai 9,9 juta unit.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dengan MUI dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami ingin memastikan semua lapisan masyarakat, termasuk guru ngaji dan dai, memiliki akses hunian yang layak. Ini bukan hanya soal perumahan, tapi juga peningkatan kesejahteraan umat,” ujar Maruarar.

25 Guru Ngaji Terima Kunci Rumah Secara Simbolis

Pada momen tersebut, sebanyak 25 guru ngaji dan guru agama menerima kunci rumah subsidi secara simbolis. Mereka sebelumnya telah mengikuti akad massal KPR FLPP melalui Bank BTN Syariah.

Salah satunya adalah Anwar, seorang guru ngaji di Yayasan Madani, Bogor. Ia mengaku telah melihat langsung rumah barunya dan merasa puas dengan kualitas bangunan serta lingkungan sekitarnya.

“Dulu saya ngontrak Rp 1 juta per bulan. Sekarang cicilan KPR saya Rp 1,1 juta, tapi rumah itu milik saya sendiri,” ungkapnya dengan penuh syukur.

Baca Juga :  Gerkatin Padang Panjang Resmi Dilantik, Siap Bermitra dengan Pemerintah

Senada dengan itu, Dinda, guru Bahasa Arab di sebuah madrasah di Depok, juga menyampaikan kegembiraannya. Ia berhasil memiliki rumah subsidi di Bekasi meski belum menikah.

“Lingkungannya aman, warga saling membantu, dan bangunannya juga berkualitas. Saya harap teman-teman saya juga bisa ikut program ini,” ujarnya.

MUI Apresiasi Dukungan Pemerintah

Ketua Umum MUI K.H. M Anwar Iskandar mengapresiasi langkah Kementerian PKP yang telah memberikan ruang bagi guru ngaji dan dai untuk memiliki hunian layak. Ia berharap kerja sama ini bisa segera direalisasikan di berbagai daerah.

“Dukungan ini sangat berarti. Semoga implementasi di lapangan berjalan cepat dan merata agar lebih banyak guru ngaji yang bisa memiliki rumah sendiri,” harapnya.

Sejauh ini, sebanyak 1.975 guru ngaji di seluruh Indonesia tercatat telah melakukan akad KPR FLPP untuk mendapatkan rumah subsidi. Angka ini akan terus meningkat seiring perluasan akses dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. (*/red)

Sumber: Kementerian PKP

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB