Gus Ipul Bongkar Fakta Isu Mark Up Sepatu Sekolah Rakyat, Tegaskan Hoax dan Transparansi Pengadaan

Penulis -

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat konferensi pers di kantor Kementerian Sosial, Selasa (5/5/2026). (Foto: Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat konferensi pers di kantor Kementerian Sosial, Selasa (5/5/2026). (Foto: Kemensos)

Jakarta, Javanusa—Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat suara terkait isu mark up harga sepatu siswa Sekolah Rakyat. Isu tersebut belakangan viral di media sosial dan memicu polemik publik.

Ia menegaskan, informasi yang beredar tidak benar dan memutarbalikkan fakta untuk membentuk narasi negatif di tengah masyarakat.

“Itu fitnah, hoax,” tegasnya saat konferensi pers di kantor Kementerian Sosial, Selasa (5/5/2026). Ia didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Gus Ipul kemudian menunjukkan potongan narasi dan foto yang beredar melalui layar digital. Foto tersebut menampilkan dirinya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan sepatu kepada siswa Sekolah Rakyat.

Ia menjelaskan, dokumentasi itu berasal dari kegiatan Dialog Pilar-Pilar Sosial se-Malang Raya pada 2 Mei 2025.

Menurutnya, sepatu tersebut merupakan hadiah dari Gubernur Khofifah kepada 10 siswa Sekolah Rakyat. Bantuan itu bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan dari pengadaan Kementerian Sosial.

“Sepatu yang dari Bu Khofifah itu pemberian untuk siswa Sekolah Rakyat di Jawa Timur,” jelasnya.

Perbedaan Spesifikasi dan Harga Sepatu

Gus Ipul menegaskan, membandingkan satu foto sepatu bermerek dengan seluruh pengadaan sepatu tidak tepat. Setiap jenis sepatu memiliki fungsi, spesifikasi, dan harga berbeda sesuai kebutuhan siswa.

Ia tetap mengapresiasi masyarakat yang aktif mengawal program pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan pendapat dan melakukan pengawasan,” katanya.

Transparansi Proses Pengadaan

Sebagai bentuk transparansi, Gus Ipul memaparkan proses pengadaan sepatu siswa secara terbuka. Ia menjelaskan angka Rp700 ribu yang beredar merupakan pagu anggaran, bukan harga pembelian riil.

Menurutnya, seluruh proses pengadaan berjalan sesuai ketentuan melalui mekanisme transparan dan kompetitif. Penetapan pemenang didasarkan pada penawaran terbaik yang memenuhi spesifikasi.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Ia menambahkan, penanggung jawab pengadaan adalah PPK atau Pokja yang menjalankan prosedur sesuai aturan.

“Pemenangnya yang menawarkan harga paling efisien dan memenuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Rincian Jenis Sepatu Siswa

Pada 2025, pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat mencakup beberapa jenis sesuai kebutuhan aktivitas.

Sepatu tersebut meliputi sepatu PDL untuk kegiatan luar ruang, sepatu PDH untuk belajar di kelas, sepatu olahraga, serta sepatu harian untuk lingkungan asrama.

Seluruh paket sudah termasuk kaos kaki sehingga kebutuhan dasar siswa terpenuhi tanpa biaya tambahan.

Selain sepatu PDL dengan pagu Rp700 ribu, jenis sepatu lain memiliki harga lebih rendah. Kisaran harga berada antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu sesuai fungsi dan spesifikasi.

Komitmen Integritas dan Pengawasan

Gus Ipul menegaskan komitmen menjaga integritas dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial. Ia bersama Agus Jabo memastikan tidak ada intervensi dalam proses tersebut.

“Kami tidak akan mencampuri atau mengarahkan proses pengadaan barang dan jasa,” tegasnya.

Ia juga menekankan seluruh proses berada dalam pengawasan dan terbuka untuk audit. Setiap dugaan penyimpangan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Jika ada bukti kuat, kami akan menjadi pihak pertama yang melaporkannya kepada aparat penegak hukum,” kata Gus Ipul. (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB