Hadapi Tekanan Rupiah, DEN Dorong Efisiensi Anggaran dan Penguatan Program MBG

Penulis -

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DEN, Chatib Basri memberikan keterangan pers kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Anggota DEN, Chatib Basri memberikan keterangan pers kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) untuk rapat di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi terkini, kekuatan fundamental ekonomi nasional, serta langkah antisipasi pemerintah dalam menghadapi dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.

Anggota DEN, Chatib Basri, menyoroti potensi tekanan harga yang dapat muncul akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi karena dapat berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat di sejumlah sektor.

“Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah potensi kenaikan harga akibat melemahnya rupiah,” kata Chatib usai pertemuan.

Ia menambahkan, di tengah situasi global yang belum stabil, pemerintah perlu menjaga tingkat kepercayaan pelaku ekonomi dan masyarakat.

Menurutnya, salah satu langkah yang dapat memperkuat kepercayaan tersebut adalah kebijakan efisiensi anggaran serta penguatan program prioritas pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Upaya menjaga kepercayaan publik itu penting, salah satunya melalui efisiensi anggaran dan penguatan program prioritas seperti MBG,” ujarnya.
Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat

Sementara itu, anggota DEN lainnya, Firman Hidayat, menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang relatif kuat.

Ia menyebut sejumlah indikator makroekonomi tetap stabil, termasuk pertumbuhan ekonomi, inflasi yang terkendali, serta kondisi sektor korporasi dan perbankan yang sehat.

“Secara umum, indikator makro kita masih solid, termasuk pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang stabil. Neraca korporasi juga dalam kondisi sehat,” kata Firman.

Meski demikian, DEN tetap mengingatkan adanya risiko dari faktor eksternal, seperti ketegangan geopolitik global yang berkepanjangan serta tekanan pada nilai tukar rupiah.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan biaya produksi dan distribusi, yang pada akhirnya dapat memicu kenaikan harga di dalam negeri.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lawatan ke Arab Saudi, Bahas Isu Haji dan Perkuat Hubungan Bilateral

“Ketidakpastian global masih tinggi, termasuk dampak konflik internasional yang bisa berlangsung lebih lama dari perkiraan, ditambah tekanan pada rupiah,” ujarnya.

DEN juga mendorong sejumlah langkah penguatan ekonomi eksternal, di antaranya peningkatan remitansi pekerja migran terampil serta optimalisasi devisa dari sektor pariwisata melalui peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.

“Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dapat menjadi salah satu sumber penguatan devisa negara,” kata Firman. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB