Padang, Javanusa—Musala An Nur di Batang Kabung kembali berdiri setelah bangunan sebelumnya hanyut diterjang banjir bandang pada November 2025.
Wali Kota Padang Fadly Amran meresmikan musala tersebut di RT 03 RW 02, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (30/8/2026).
Pembangunan kembali Musala An Nur menjadi hasil gotong royong masyarakat di kampung halaman dan para perantau. Warga membangun musala di atas tanah wakaf dengan dana yang berasal dari infak dan sedekah.
Fadly Amran mengapresiasi kontribusi masyarakat yang ikut mewujudkan kembali rumah ibadah tersebut.
“Saya mengapresiasi bapak dan ibu yang ada di ranah dan rantau yang telah mau menginfakkan sebagian rezekinya dan mewakafkan tanahnya untuk pembangunan musala ini. Semoga kita diberi keberkahan dan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujar Fadly Amran.
Dibangun Kembali Setelah Banjir Bandang
Musala An Nur sebelumnya menjadi salah satu bangunan yang terdampak banjir bandang pada November 2025. Arus banjir saat itu menghanyutkan bangunan musala.
Warga kemudian berinisiatif membangun kembali rumah ibadah tersebut. Proses pembangunan dimulai pada pertengahan Januari 2026 dan selesai pada Juli 2026.
Perwakilan Pengurus Musala An Nur, Ramli Edison, mengatakan pembangunan musala menghabiskan dana sekitar Rp467 juta.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan, terutama ahli waris yang menyediakan tanah untuk pembangunan.
“Terima kasih kepada para ahli waris yang telah mewakafkan tanah milik orang tuanya, serta bapak dan ibu yang telah berinfak untuk pembangunan musala ini,” kata Ramli Edison.
Diharapkan Jadi Pusat Kegiatan Warga
Fadly Amran berharap Musala An Nur memiliki fungsi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, musala tidak hanya berperan sebagai tempat melaksanakan ibadah. Bangunan tersebut juga dapat menjadi ruang belajar bagi anak-anak serta pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan warga.
“Selain menjadi sarana ibadah, Musala An Nur diharapkan menjadi tempat belajar bagi anak-anak sekaligus pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan, termasuk mendukung Program Smart Surau,” ujar Fadly Amran.
Ia juga mendorong pengurus dan masyarakat menjadikan Musala An Nur sebagai bagian dari Program Unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau.
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat pendidikan karakter anak-anak melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pembelajaran di lingkungan surau.
Peresmian Musala An Nur turut dihadiri Plt Kabag Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, dan Lurah Batang Kabung Ganting Okimi Oktobery. Sejumlah tokoh dan elemen masyarakat setempat juga hadir dalam peresmian tersebut. (*)






