Harga Panen Tertinggi di Era Prabowo, Wamentan Sudaryono Sebut Derita Petani Berakhir

Penulis -

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Foto: Kementan)

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyampaikan capaian besar sektor pangan selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam waktu singkat, berbagai target strategis di bidang pertanian berhasil diwujudkan, termasuk swasembada pangan nasional.

“Selama satu tahun kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, banyak kemajuan yang kita capai. Kita telah mewujudkan swasembada dan tidak lagi impor beras maupun jagung di tahun 2025. Bahkan, kita mulai ekspor gula dan garam konsumsi sebagaimana ditargetkan Presiden,” ujar Sudaryono, Senin (20/10).

Ia menegaskan, capaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian pangan nasional. Target yang dulu dianggap sulit kini mulai terwujud berkat kerja terencana dan pengawasan di lapangan.

Program Pemerintah Terus Berdampak Nyata

Selain di bidang pangan, sejumlah program lain juga menunjukkan hasil konkret. Program UMKM, pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial, sekolah rakyat, sekolah unggulan, makan bergizi gratis, hingga perbaikan sekolah dan irigasi mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Program yang sudah berjalan baik akan terus dilanjutkan pada periode berikutnya,” tegasnya.

Irigasi dan Ketersediaan Pupuk Jadi Prioritas

Pemerintah juga fokus memastikan ketersediaan benih unggul, pupuk yang mudah diakses, serta irigasi pertanian yang optimal. Jaringan irigasi di seluruh Indonesia diperbaiki agar air dari sumbernya bisa langsung mengalir ke lahan tanam.

“Kami memastikan perbaikan jaringan irigasi nasional tuntas selama pemerintahan Pak Prabowo. Air harus sampai ke tanaman dan berubah menjadi bulir padi, jagung, serta hasil panen lainnya yang bermanfaat bagi rakyat,” jelas Sudaryono.

Negara Hadir Saat Panen Raya

Sudaryono menambahkan, pemerintah turun langsung saat panen raya untuk memastikan harga panen petani tetap menguntungkan. Negara membeli hasil panen dengan harga yang layak agar kesejahteraan petani meningkat, tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang terus naik.

Baca Juga :  Bupati Dharmasraya Terima Tim BPK untuk Audit Terperinci LKPD Tahun 2024

“Negara hadir untuk menjaga harga agar sesuai dan menguntungkan petani. Tahun ini, NTP pertanian kita menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah, mencapai angka 124,” ungkapnya.

Terbuka untuk Evaluasi dan Penyempurnaan

Meski banyak capaian, Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap masukan dan kritik membangun.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Yang baik kita lanjutkan, yang kurang kita perbaiki. Semua upaya ini kita lakukan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru