Hari ke-11 Haji 2026: 62 Ribu Jemaah RI Sudah Diberangkatkan, Kemenhaj Ingatkan Haji Ilegal dan Cuaca Ekstrem

Penulis -

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff. (Foto: Kemenhaj)

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari kesebelas operasional.

Proses pemberangkatan jemaah dari Indonesia, kedatangan di Madinah, hingga pergerakan menuju Makkah berjalan lancar dan terkendali.

Hingga Kamis (30/4/2026), petugas telah memberangkatkan 159 kelompok terbang (kloter) dengan total 62.193 jemaah dan 689 petugas kloter ke Tanah Suci.

Selain itu, jumlah jemaah yang tiba di Madinah mencapai 57.955 orang dalam 149 kloter. Sementara itu, 4.871 jemaah dari 12 kloter mulai bergerak dari Madinah menuju Makkah.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan seluruh layanan operasional haji berjalan baik dengan pengawasan penuh petugas di lapangan.

“Alhamdulillah, proses pemberangkatan dan pergerakan jemaah berjalan lancar. Petugas terus bersiaga di seluruh titik layanan agar jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujar Maria, Jumat (1/5/2026).

Pergerakan ke Makkah dan Layanan Kesehatan

Di Makkah, sebanyak 1.551 jemaah dari empat kloter telah tiba. Mereka menjalani umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Dari sisi kesehatan, petugas mencatat 4.246 jemaah menjalani rawat jalan. Sebanyak 70 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), 101 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), dan 42 orang masih menjalani perawatan di RSAS.

Sementara itu, jumlah jemaah wafat hingga 30 April 2026 tercatat sebanyak lima orang.

Pemerintah Tegaskan Larangan Haji Ilegal

Kemenhaj kembali mengingatkan seluruh pihak, termasuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), agar mematuhi aturan penyelenggaraan ibadah haji.

Maria menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi aktivitas nonprosedural yang berpotensi membahayakan keselamatan jemaah.

“Keselamatan dan perlindungan jemaah menjadi prioritas utama. Tidak ada kompromi terhadap pelanggaran aturan dalam penyelenggaraan ibadah haji,” tegasnya.

Baca Juga :  Karier Menjanjikan di Matahari Department Store Tbk

Ia menambahkan, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi tegas hingga pencabutan izin operasional jika menemukan pelanggaran serius oleh KBIHU.

Selain itu, Kemenhaj mengimbau masyarakat untuk mewaspadai praktik haji ilegal maupun tawaran keberangkatan nonresmi.

“Saat ini Satgas Pencegahan Haji Ilegal terus melakukan pengawasan lintas instansi untuk mencegah penyalahgunaan visa dan praktik penipuan,” kata Maria.

Imbauan Mobilitas dan Antisipasi Kepadatan

Seiring dimulainya pergerakan jemaah ke Makkah, Kemenhaj meminta jemaah tidak membawa barang berlebihan. Barang yang terlalu banyak dapat menghambat mobilitas dan distribusi bagasi.

Selain itu, jemaah yang akan melaksanakan salat Jumat di Masjidil Haram diminta berangkat lebih awal menggunakan Bus Shalawat untuk menghindari kepadatan.

“Kami mengimbau jemaah berangkat minimal dua jam lebih awal agar perjalanan menuju Masjidil Haram lebih aman dan nyaman,” ujar Maria.

Waspada Cuaca Panas di Tanah Suci

Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar mewaspadai suhu panas di Makkah dan Madinah yang berkisar antara 35 hingga 39 derajat Celsius.

Jemaah disarankan menggunakan pelindung diri seperti payung, topi, masker, serta alas kaki yang nyaman. Selain itu, jemaah perlu memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kondisi tubuh.

“Cuaca di Tanah Suci cukup panas. Jemaah sebaiknya tidak beraktivitas berlebihan pada siang hari dan tetap menjaga kebugaran selama ibadah,” tutup Maria.

Pemerintah memastikan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, dan perlindungan jemaah tetap berjalan optimal. Petugas juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB