Hari Mangrove Sedunia, Jurnalis Lingkungan Akan Gelar Aksi Tanam Mangrove dan Lepas Tukik di Amping Parak

Penulis -

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keindahan hutan mangrove yang sangat terjaga di kawasan Konservasi Penyu Amping Parak, Kecamatan Sutera. (Foto: Dok. Kis)

Keindahan hutan mangrove yang sangat terjaga di kawasan Konservasi Penyu Amping Parak, Kecamatan Sutera. (Foto: Dok. Kis)

Pessel, Javanusa—Jurnalis Lingkungan Hidup akan menggelar aksi penanaman mangrove dan pelepasan tukik di kawasan Konservasi Penyu Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, pada Minggu (26/7/2026) mendatang.

Ketua pelaksana kegiatan, Soni, SH, MH, M Ling, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 10 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Mangrove Sedunia.

“Kami ingin Hari Mangrove Sedunia tidak hanya menjadi seremoni, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (19/7/2026).

Ia menjelaskan, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Hutan mangrove berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi, menjadi habitat biota laut, serta menyerap emisi karbon untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

“Kerusakan mangrove tidak hanya menghilangkan pohon, tetapi juga menghilangkan benteng alami pantai, habitat satwa, hingga sumber penghidupan masyarakat pesisir. Karena itu, menjaga mangrove sama artinya menjaga kehidupan,” katanya.

Soni menyebutkan, pemilihan kawasan Konservasi Penyu Amping Parak didasarkan pada nilai ekologisnya yang tinggi. Kawasan tersebut merupakan habitat penting bagi penyu sekaligus memiliki area mangrove yang luas dan perlu dilestarikan.

“Kami menggabungkan dua pesan dalam satu kegiatan, yaitu menjaga mangrove dan melestarikan satwa dilindungi. Pelepasan tukik menjadi simbol harapan bagi kelestarian penyu, sedangkan penanaman mangrove merupakan investasi lingkungan untuk masa depan,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir. Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah atau aktivis lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat, pelajar, mahasiswa, dunia usaha, organisasi, hingga media massa untuk ikut terlibat. Semakin banyak yang berpartisipasi, semakin besar manfaat yang dirasakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Padang Panjang Terima Hibah Armada Damkar dari DKI Jakarta

Selain itu, Soni menegaskan pihaknya akan terus mendorong gerakan pelestarian lingkungan melalui kegiatan konservasi, edukasi, dan advokasi sebagai bagian dari komitmen organisasi.

“Kami percaya jurnalisme lingkungan tidak berhenti pada pemberitaan, tetapi juga harus mampu mengedukasi dan menggerakkan aksi positif dalam menjaga kelestarian alam,” tegasnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir.

“Kami mengundang seluruh pihak untuk bersama-sama menanam mangrove sebagai warisan bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Menurut rencana, kegiatan tersebut akan dihadiri berbagai unsur, di antaranya anggota DPD RI, DPRD, Forkopimda, Forkopimca, kepala OPD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, serta pegiat konservasi.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”. Melalui momentum ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan aksi nyata seperti penanaman mangrove, edukasi publik, dan kampanye pelestarian lingkungan.

Gerakan tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan garis pantai, menjaga keanekaragaman hayati, serta meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim demi keberlanjutan lingkungan bagi generasi masa depan. (yoniks)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB