London, Javanusa—Harry Kane sukses mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia setelah resmi menyabet penghargaan Ballon d’Or 2026.
Penyerang gaek tersebut membuktikan kualitasnya sebagai pemain terbaik dunia setelah tampil luar biasa tajam sepanjang musim.
Pemain berusia 33 tahun itu menyempurnakan malam perpisahannya dengan membawa pulang trofi paling bergengsi bagi pesepak bola profesional.
Sebelum mengamankan Ballon d’Or, Kane lebih dulu merengkuh Trofi Gerd Muller 2026 sebagai striker paling produktif.
Pencapaian luar biasa ini tak lepas dari gelontoran 73 gol yang ia sarangkan untuk Bayern Munich dan Timnas Inggris sepanjang musim 2025/2026. Catatan impresif tersebut menyulap Kane menjadi sosok paling dominan di lapangan hijau.
Menyingkirkan Pesaing Bintang dan Cetak Sejarah
Langkah Kane menaiki podium tertinggi memupuskan harapan sembilan bintang dunia lainnya di posisi sepuluh besar. Nama-nama mentereng seperti Lamine Yamal, Ousmane Dembele, Erling Haaland, Kylian Mbappe, hingga Rodri harus rela mengakui keunggulan sang penyerang.
Pencapaian ini sekaligus memecahkan rekor pribadi Kane yang sebelumnya tak pernah menembus posisi tiga besar. Keberhasilan tersebut juga menghapus dahaga sepak bola Inggris yang terakhir kali melihat wakilnya meraih Ballon d’Or lewat Michael Owen pada 2001.
Lokasi Baru Penganugerahan dan Pemenang Kategori Wanita
Panggung malam penghargaan kali ini terasa berbeda karena berlangsung di London Palladium Theatre, Inggris. Keputusan ini menjadi momen perdana sejak 2019 seremoni tersebut berpindah dari lokasi langganannya di Theatre du Chatelet, Paris.
Sementara itu, kategori pesepak bola wanita kembali menorehkan tinta emas bagi Alexia Putellas. Bintang lapangan hijau ini sukses mengamankan gelar Ballon d’Or ketiganya setelah sebelumnya berturut-turut menang pada edisi 2021 dan 2022. (*)






