Mugello, Javanusa—Marco Bezzecchi meraih kemenangan pada MotoGP Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu.
Pembalap Aprilia Racing itu finis terdepan di hadapan publik tuan rumah sekaligus membawa Aprilia mencatatkan hasil satu-dua bersama rekan setimnya, Jorge Martin.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian paling berkesan dalam karier Bezzecchi. Selain diraih di negara asalnya, hasil itu juga datang bersama tim pabrikan Italia di salah satu lintasan paling bergengsi dalam kalender MotoGP.
Bezzecchi Rebut Kembali Pimpinan Balapan
Balapan berlangsung ketat sejak lap pertama. Bezzecchi yang memulai lomba dari posisi terdepan sempat kehilangan pimpinan setelah Jorge Martin merebut posisi pertama saat memasuki tikungan pembuka.
Sementara itu, Raul Fernandez yang sebelumnya menjuarai Sprint Race mengalami awal balapan yang sulit. Pembalap Spanyol tersebut melebar di Tikungan 1 pada lap pertama sehingga posisinya merosot ke urutan ke-17.
Bezzecchi tidak membiarkan Martin memimpin terlalu lama. Pada lap awal, pembalap bernomor 72 itu kembali mengambil alih posisi terdepan setelah melancarkan manuver di Tikungan 4.
Persaingan semakin menarik ketika Francesco Bagnaia mulai menunjukkan kecepatannya. Juara Mugello tiga musim beruntun tersebut naik ke posisi ketiga pada lap pertama sebelum merebut posisi kedua dari Martin.
Tak lama berselang, Bagnaia mengambil alih pimpinan lomba setelah menyalip Bezzecchi di tikungan San Donato. Manuver itu langsung mendapat sambutan meriah dari puluhan ribu penonton yang memadati tribun Mugello.
Di belakang trio terdepan, pertarungan sengit terjadi dalam perebutan posisi empat besar. Marc Marquez menghadapi tekanan dari Pedro Acosta, sementara Fermin Aldeguer dan Ai Ogura terus menjaga jarak dengan kelompok depan.
Duel Sengit Warnai Perebutan Posisi Terdepan
Memasuki lap ketujuh, Bagnaia masih memimpin balapan. Namun, Bezzecchi terus menempel ketat di belakangnya. Jorge Martin juga tetap berada dalam jangkauan setelah menjaga selisih waktu kurang dari satu detik.
Duel menarik turut tersaji antara Marc Marquez dan Pedro Acosta. Pembalap KTM itu sempat menyalip Marquez di sektor Scarperia. Namun, para pembalap Ducati kembali merebut posisi saat memasuki zona pengereman Tikungan 1.
Ketatnya persaingan di kelompok kedua membuat mereka kehilangan waktu terhadap para pemimpin balapan. Situasi tersebut dimanfaatkan Fabio Di Giannantonio yang perlahan mendekati rombongan pemburu podium.
Memasuki pertengahan lomba, Jorge Martin mulai meningkatkan ritme balapannya. Selisih waktu dengan dua pembalap terdepan terus berkurang sehingga tekanan terhadap Bagnaia dan Bezzecchi semakin besar.
Momentum penting hadir ketika balapan menyisakan 10 lap. Bezzecchi berhasil menyalip Bagnaia di Tikungan 1 dan kembali memimpin perlombaan. Setelah merebut posisi pertama, ia langsung membangun jarak aman hingga hampir satu detik.
Kecepatan Bezzecchi juga membuka peluang bagi Martin untuk menyerang Bagnaia. Pada lap ke-16, pembalap Spanyol itu sukses merebut posisi kedua dan mulai mengejar rekan setimnya di depan.
Meski demikian, keunggulan yang telah dibangun Bezzecchi membuat Martin kesulitan memangkas selisih secara signifikan. Pembalap Italia tersebut tetap tampil konsisten hingga memasuki fase akhir balapan.
Bagnaia Menangi Duel Podium atas Ogura
Sementara itu, perebutan podium ketiga berlangsung semakin sengit. Performa Bagnaia mulai menurun sehingga Ai Ogura dan Pedro Acosta mampu mendekat.
Insiden sempat terjadi ketika Ogura dan Acosta bersenggolan saat berebut posisi. Keduanya tetap melanjutkan balapan, tetapi Acosta kehilangan waktu berharga akibat kontak tersebut.
Situasi itu dimanfaatkan Fabio Di Giannantonio yang berhasil melewati Acosta dan naik ke posisi lima besar.
Pada dua lap terakhir, perhatian penonton tertuju pada duel antara Bagnaia dan Ogura untuk memperebutkan podium ketiga. Pembalap Jepang itu terus memangkas jarak dan berhasil menyalip Bagnaia menjelang tikungan terakhir Bucine pada lap penutup.
Namun, Bagnaia menunjukkan pengalamannya. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut melakukan manuver balasan saat keluar dari tikungan terakhir dan memenangkan duel drag race menuju garis finis.
Bagnaia akhirnya mengamankan posisi ketiga dengan keunggulan sangat tipis, yakni 0,034 detik atas Ogura.
Klasemen MotoGP 2026
Di depan, Bezzecchi melintasi garis finis tanpa gangguan berarti untuk memastikan kemenangan. Jorge Martin menyusul di posisi kedua sehingga Aprilia mencatatkan hasil finis satu-dua di kandang sendiri.
Ogura harus puas menempati posisi keempat setelah tampil impresif dari posisi start ke-13. Di Giannantonio menyelesaikan balapan di posisi kelima, diikuti Pedro Acosta di urutan keenam.
Marc Marquez yang kembali turun balap setelah menjalani operasi bahu kanan finis di posisi ketujuh. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi juara dunia bertahan itu untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Raul Fernandez juga menunjukkan performa impresif dengan bangkit dari posisi ke-17 pada lap pertama dan finis di urutan kedelapan. Fermin Aldeguer menempati posisi kesembilan, sedangkan Diogo Moreira melengkapi 10 besar.
Brad Binder, Joan Mir, Luca Marini, Franco Morbidelli, dan Jack Miller turut mengamankan poin pada seri Italia.
Berkat kemenangan tersebut, Bezzecchi semakin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2026. Pembalap Aprilia Racing itu kini unggul 17 poin atas Jorge Martin menjelang seri berikutnya yang akan digelar di Hungaria. (*/red)






