Javanusa.com—Timnas Inggris memastikan diri sebagai juara Grup L Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Panama 2-0 di New York New Jersey Stadium, Minggu (28/6/2026) dini hari WIB.
Dua gol yang lahir pada babak kedua melalui Jude Bellingham dan Harry Kane mengantarkan The Three Lions meraih kemenangan kedua sekaligus melangkah ke fase gugur dengan status pemuncak klasemen.
Inggris Dominan, Panama Beri Perlawanan Sengit
Meski lebih diunggulkan, Inggris tidak mudah membongkar pertahanan Panama. Berbeda dengan kemenangan telak 6-1 pada pertemuan di Piala Dunia 2018, kali ini skuad asuhan Thomas Christiansen tampil disiplin dan mampu membuat pertandingan berlangsung ketat sepanjang babak pertama.
Thomas Tuchel juga melakukan lima perubahan susunan pemain setelah hasil imbang melawan Ghana. Morgan Rogers, Marcus Rashford, dan Bukayo Saka mendapat kesempatan tampil sebagai starter untuk pertama kalinya di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara.
Rashford menjadi pemain Inggris yang paling berbahaya sebelum turun minum. Ia memaksa kiper Orlando Mosquera melakukan penyelamatan gemilang lewat tembakan keras dari dalam kotak penalti, lalu kembali mengancam melalui sundulan hasil umpan Elliot Anderson yang masih melenceng dari sasaran.
Bellingham Pecah Kebuntuan, Kane Cetak Rekor Baru
Panama sempat memberikan ancaman setelah jeda pendinginan babak pertama. Jose Luis Rodriguez berhasil lolos dari sisi kiri dan melepaskan tembakan keras, tetapi Jordan Pickford sigap mengamankan gawang Inggris.
Tekanan Inggris akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62. Jude Bellingham sukses melepaskan diri dari kawalan pemain Panama sebelum menyambar sepak pojok Bukayo Saka melalui sontekan voli yang membawa Inggris unggul.
Momentum itu membuat permainan Inggris semakin berkembang. Beberapa menit kemudian, Bellingham kembali berperan penting dengan mengirim umpan silang yang diselesaikan Harry Kane melalui sundulan tajam.
Gol tersebut menjadi gol ke-11 Kane sepanjang sejarah penampilannya di Piala Dunia. Catatan itu sekaligus melampaui rekor Gary Lineker yang sebelumnya mengoleksi 10 gol bersama Timnas Inggris.
Panama Pulang Tanpa Poin
Panama sebenarnya sempat mencetak gol pada penghujung pertandingan melalui Jose Fajardo. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena offside.
Meski gagal mencetak gol dan tidak membawa pulang poin, Panama mampu memberikan perlawanan berarti dengan menghasilkan lebih dari 10 percobaan tembakan sepanjang laga.
Sementara itu, Inggris akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga dari Grup E, H, I, J, atau K pada Babak 32 Besar yang berlangsung di Atlanta, Rabu (1/7).
Tuchel: Inggris Akan Terus Berkembang
Pelatih Inggris Thomas Tuchel menilai timnya berhasil menjalankan rencana permainan meski menghadapi lawan yang tangguh.
“Kami melakukan apa yang memang harus kami lakukan. Pertandingan berjalan sesuai perkiraan kami melawan lawan yang sulit. Kami adalah satu-satunya tim yang mampu menciptakan peluang sebanyak ini saat menghadapi Panama. Semua pemain menjalankan tugasnya dengan baik dan Jude memainkan peran yang sangat besar,” ujarnya.
Ia menambahkan Inggris masih memiliki ruang untuk berkembang menjelang fase gugur.
“Masih banyak hal yang bisa kami tingkatkan karena pendekatan agresif yang kami gunakan menuntut banyak detail untuk dilakukan dengan benar. Turnamen ini kini dimulai lagi dengan fase gugur. Kami akan mengumpulkan kembali kekuatan dan energi kami, lalu melanjutkan apa yang sudah kami bangun. Kami akan tampil lebih baik. Semakin besar pertandingannya, semakin baik pula permainan kami,” tambahnya.
Bellingham Puas dengan Target Awal
Jude Bellingham menyebut keberhasilan menjadi juara grup merupakan target pertama yang berhasil diwujudkan Inggris.
“Target pertama sudah tercapai. Kami datang ke sini dengan tujuan menyelesaikan semuanya selangkah demi selangkah, dan kini kami berhasil lolos dari fase grup sekaligus menjadi juara grup,” ujarnya.
Ia juga memuji pencapaian Harry Kane yang kini menjadi pencetak gol terbanyak Inggris di ajang Piala Dunia.
“Kami tahu standar permainan yang ingin kami capai dan berhasil menunjukkannya pada babak kedua. Assist tadi lahir dari kombinasi permainan yang bagus, dan rekor gol Harry Kane di Piala Dunia memang pantas ia raih,” tambahnya.
Panama Tetap Bangga
Gelandang Panama Jose Luis Rodriguez menilai timnya mampu bersaing meski menghadapi salah satu kandidat juara dunia.
“Kami tahu kami memiliki kemampuan itu dan berhasil menunjukkannya di lapangan meski bermain dalam pertandingan sebesar ini. Mungkin kami gagal mencetak gol, tetapi kami tetap mampu bersaing,” ujarnya.
Menurut Rodriguez, pengalaman para pemain yang berkarier di kompetisi elite membantu Panama tetap tenang menghadapi tekanan pertandingan.
“Sebagian besar dari kami bermain di liga-liga terbaik. Pengalaman itu membantu kami menjalankan apa yang diminta pelatih, yaitu tetap tenang dalam suasana seperti ini,” tambahnya. (*/red)






