Javanusa.com—Qatar mencatat sejarah baru di Piala Dunia FIFA setelah meraih poin pertama mereka melalui hasil imbang 1-1 melawan Swiss dalam laga Grup B, Minggu (14/6) pagi WIB.
Gol sundulan Boualem Khoukhi pada menit keempat masa tambahan waktu menggagalkan kemenangan Swiss yang sudah berada di depan sejak babak pertama.
Qatar Selamat dari Kekalahan di Menit Akhir
Pertandingan yang berlangsung di Stadion San Francisco Bay Area itu sempat mengarah pada kemenangan Swiss. Tim asuhan Murat Yakin unggul lebih dulu lewat penalti Breel Embolo pada menit ke-17.
Wasit menunjuk titik putih setelah Mahmoud Abunada melakukan pelanggaran terhadap Remo Freuler di dalam kotak terlarang. Embolo yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan kiper Qatar dan membawa Swiss memimpin 1-0.
Meski tertinggal, Qatar tetap berusaha mencari celah di tengah dominasi lawan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada detik-detik terakhir pertandingan.
Khoukhi muncul sebagai penyelamat setelah menyambut umpan silang Homam Ahmed dari sisi lapangan. Bek berpengalaman Qatar itu melompat lebih tinggi dari para pemain Swiss sebelum menanduk bola melewati Gregor Kobel dan mengubah skor menjadi 1-1.
Swiss Dominan tetapi Gagal Mengunci Kemenangan
Sepanjang babak pertama, Swiss tampil lebih agresif dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Dan Ndoye menjadi pemain yang paling sering mengancam pertahanan Qatar.
Selain terlibat dalam beberapa peluang matang, Ndoye nyaris mencetak hattrick sebelum jeda. Sementara itu, Michel Aebischer juga hampir menggandakan keunggulan Swiss, tetapi tembakannya berhasil disapu tepat di garis gawang.
Meski menguasai jalannya pertandingan, Swiss tidak mampu memanfaatkan dominasi tersebut menjadi tambahan gol. Ketajaman lini depan menjadi persoalan utama bagi mereka sepanjang laga.
Qatar Sempat Memberikan Ancaman
Qatar sebenarnya memperoleh peluang pertama hanya dua menit setelah pertandingan dimulai. Kesalahan Manuel Akanji yang terpeleset membuat Edmilson Junior berhasil lolos ke area berbahaya.
Namun, penyelesaian akhirnya masih bisa diamankan Kobel. Menjelang turun minum, Edmilson kembali mendapat kesempatan emas, tetapi kiper Swiss itu kembali menunjukkan refleks cepat untuk menggagalkan peluang tersebut.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan cenderung menurun. Peluang yang diperoleh Juan Vargas maupun Embolo gagal berbuah gol sehingga Swiss tidak mampu memperlebar jarak.
Situasi tersebut akhirnya dimanfaatkan Qatar yang terus menekan hingga menit-menit akhir. Gol Khoukhi pada masa tambahan waktu memastikan mereka membawa pulang satu poin bersejarah.
Hasil ini membuat Swiss memperpanjang catatan tidak terkalahkan dalam tujuh laga pembuka terakhir mereka di ajang Piala Dunia. Namun, pada akhir pertandingan justru Qatar yang merayakan hasil tersebut setelah sukses mencuri poin melalui gol dramatis di penghujung laga. (*/red)






