Javanusa.com—Tanjung Verde mencatat sejarah baru di Piala Dunia FIFA 2026 setelah memastikan tiket ke babak 32 besar.
Hasil imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, Sabtu (27/6) pagi WIB, cukup mengantarkan The Blue Sharks melaju bersama Spanyol yang keluar sebagai juara grup.
Tanjung Verde Ukir Sejarah di Grup H
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian terbesar Tanjung Verde di ajang Piala Dunia FIFA. Tambahan satu poin membuat mereka finis di posisi kedua Grup H setelah pada pertandingan lain Spanyol mengalahkan Uruguay dengan skor 1-0.
Sebelumnya, Tanjung Verde lebih dulu mengejutkan publik dengan menahan imbang juara Eropa Spanyol pada laga pembuka. Mereka kemudian kembali menunjukkan daya saing lewat hasil seri 2-2 menghadapi Uruguay.
Sebaliknya, Arab Saudi harus mengakhiri perjalanan di dasar klasemen Grup H dengan koleksi dua poin dan gagal melangkah ke fase gugur.
Peluang Demi Peluang Gagal Berbuah Gol
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.
Kesempatan terbaik Tanjung Verde hadir melalui Jamiro Monteiro. Setelah melewati Saud Abdulhamid, ia melepaskan tembakan mendatar yang masih mampu ditepis Mohammed Al-Owais hingga keluar lapangan.
Selepas jeda, Monteiro kembali memperoleh peluang emas. Umpan tarik Wagner Pina dari sisi kanan berhasil menemukannya, tetapi penyelesaiannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Al-Owais.
Kevin Pina juga mencoba mengancam melalui tendangan melengkung menggunakan kaki kiri. Namun, bola hanya melintas tipis di samping tiang gawang Arab Saudi.
Al-Owais Tampil Gemilang
Tekanan Tanjung Verde terus meningkat pada babak kedua. Mohammed Al-Owais beberapa kali menjadi penyelamat Arab Saudi dari ancaman lawan.
Salah satu penyelamatan terbaik terjadi saat serangan balik cepat membawa Nuno da Costa memasuki area depan kotak penalti. Ia kemudian mengirim umpan kepada Laros Duarte yang datang dari lini kedua, tetapi Al-Owais sigap menutup ruang tembak sehingga peluang itu gagal berbuah gol.
Menjelang laga berakhir, Tanjung Verde kembali membuang kesempatan emas. Garry Rodrigues menusuk dari sisi kanan sebelum memberikan umpan matang kepada Nuno da Costa. Meski gawang sudah terbuka, sepakan pemain bernomor punggung 11 itu justru melambung di atas mistar.
Tantang Argentina di Babak 32 Besar
Meski gagal mencetak gol, hasil imbang sudah cukup mengantarkan Tanjung Verde menciptakan sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Pelatih Bubista kini bersiap membawa anak asuhnya menghadapi juara bertahan Argentina dalam pertandingan fase gugur yang dijadwalkan berlangsung di Miami pada 3 Juli. (*/red)






