Padang, Javanusa—Sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Jumat (2/10/2026).
BMKG Minangkabau meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca yang dapat berubah sepanjang hari.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menyebut hujan dengan intensitas tinggi berpeluang terjadi mulai siang hingga dini hari di sejumlah daerah.
“Masyarakat diimbau tetap mewaspadai potensi curah hujan tinggi yang dapat terjadi sejak siang hingga dini hari di sejumlah daerah,” kata Raafi dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).
Enam Wilayah Masuk Status Siaga
BMKG Minangkabau menetapkan status siaga untuk beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Wilayah tersebut meliputi Kepulauan Mentawai, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Solok Selatan beserta kawasan sekitarnya.
Sementara itu, status waspada berlaku untuk Pasaman Barat, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Pariaman, Padang, Pasaman, serta Kabupaten Solok dan sekitarnya.
Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
Hujan Berpotensi Siang hingga Sore
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumatera Barat diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan. Kepulauan Mentawai berpeluang mengalami hujan ringan.
Memasuki siang dan sore, perubahan cuaca mulai terjadi di sejumlah daerah. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi turun di Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.
Kondisi cuaca kemudian berlanjut hingga malam. Sebagian besar wilayah diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan.
Namun, Pesisir Selatan dan Solok Selatan masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada malam hari.
Hujan Berlanjut hingga Dini Hari
Pada dini hari, awan dan hujan ringan berpotensi meluas ke sejumlah wilayah. Daerah tersebut mencakup Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Bukittinggi, Tanah Datar, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Agam dan Padang Pariaman perlu mendapat perhatian khusus. Kedua wilayah tersebut berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode tersebut.
Karena itu, masyarakat di wilayah rawan bencana hidrometeorologi perlu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Hujan berintensitas tinggi dapat meningkatkan risiko genangan, banjir, maupun gangguan aktivitas.
Suhu Mencapai 31 Derajat Celsius
Selain potensi hujan, BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 18 hingga 31 derajat Celsius.
Kelembapan udara berkisar 70 hingga 98 persen. Sementara itu, angin bergerak dari arah tenggara menuju barat daya dengan kecepatan sekitar 4 hingga 26 kilometer per jam.
BMKG Minangkabau mengimbau masyarakat untuk mengikuti pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi. Informasi terbaru penting untuk membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi atmosfer. (*)






