Agam, Javanusa—Human Initiative (HI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Jumat (26/12).
Bantuan ini menyasar kebutuhan dasar masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian dan hunian sementara pascabencana.
Penyaluran bantuan korban bencana Agam dilakukan di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Alam, Balairong Rumah Dinas Bupati Agam.
Spesialis Kebencanaan Human Initiative Pusat, Jumarsono, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Agam, Dr Muhammad Lutfi AR.
Bantuan tersebut berupa peralatan dapur untuk menunjang aktivitas harian warga terdampak di pengungsian.
Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas Awal
Jumarsono menjelaskan, peralatan dapur menjadi kebutuhan mendesak bagi korban bencana pada fase tanggap darurat.
Menurut dia, pemenuhan kebutuhan dasar sangat berpengaruh terhadap ketahanan dan kenyamanan warga di pengungsian.
“Untuk tahap awal, kami membawa peralatan dapur sebagai kebutuhan dasar yang paling dibutuhkan warga terdampak,” kata Jumarsono.
Human Initiative masih terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk tahap bantuan berikutnya.
Langkah ini agar bantuan korban bencana Agam benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
“Tahap selanjutnya akan kami sesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat agar bantuan tepat sasaran dan bermanfaat,” ujarnya.
Pemkab Agam Apresiasi Kepedulian Human Initiative
Sekda Agam, Dr Muhammad Lutfi AR, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepedulian Human Initiative terhadap masyarakat Agam.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan sangat penting dalam percepatan pemulihan pascabencana.
“Pemerintah Kabupaten Agam mengapresiasi dukungan Human Initiative. Semoga bantuan ini meringankan beban korban dan menjadi amal kebaikan,” tuturnya. (*/red)






