ICCN: Sudah Masuk Era Ekonomi Kreatif, Tapi Sistem Pengadaannya Masih Cara Lama

Penulis -

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Tb Fiki C Satari. (Foto: Ist)

Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Tb Fiki C Satari. (Foto: Ist)

Jakarta, Javanusa—Organisasi Indonesia Creative Cities Network (ICCN) mengajak seluruh masyarakat menjadikan polemik yang terjadi terkait salah satu pelaku jasa kreatif dalam proyek pembuatan video profil desa beberapa waktu terakhir sebagai momentum pembelajaran bersama.

Ketua Umum ICCN, Tb Fiki C Satari, menilai peristiwa tersebut menunjukkan bahwa Indonesia sebenarnya telah memasuki era ekonomi berbasis kreativitas.

Namun, di sisi lain, sistem tata kelola, mekanisme pengadaan, hingga metode penilaian kinerja masih banyak menggunakan pendekatan ekonomi berbasis barang dan konstruksi.

Menurutnya, pendekatan tersebut sering kali tidak mampu menangkap nilai sebenarnya dari sebuah karya kreatif.

“Produk kreatif tidak hanya terdiri dari bahan dan alat, tetapi juga mengandung ide, kreativitas, proses kreatif, kekayaan intelektual, manajemen produksi, serta nilai karya yang tidak selalu dapat diukur dengan pendekatan biaya fisik semata,” ujar Fiki.

Ia menilai, ke depan Indonesia membutuhkan kerangka kebijakan yang lebih adaptif terhadap sektor ekonomi kreatif, terutama dalam hal pengadaan jasa kreatif oleh pemerintah, pemerintah desa, maupun lembaga publik lainnya.

Fiki juga menekankan pentingnya penyusunan pedoman bersama yang mencakup standar biaya, standar output, serta standar proses kerja kreatif. Dengan demikian, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman antara pelaku industri kreatif, pemerintah, auditor, hingga aparat penegak hukum.

“Jika Indonesia ingin menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung ekonomi masa depan, maka yang harus dibangun bukan hanya talenta dan industrinya, tetapi juga sistem, regulasi, dan tata kelola yang memahami karakter kerja kreatif,” tambahnya.

Untuk itu, ICCN mendorong agar momentum ini menjadi titik awal dialog nasional antara pelaku industri kreatif, pemerintah, lembaga pengadaan, auditor, serta para pembuat kebijakan.

Tujuannya adalah menyusun kerangka pengadaan dan penilaian jasa kreatif yang lebih adil, akuntabel, dan sesuai dengan karakter ekonomi kreatif di Indonesia.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi Pangan dan Energi, Briket Tongkol Jagung Perkuat Ketahanan Nasional

ICCN, lanjut Fiki, juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam proses tersebut, termasuk melalui advokasi penyusunan regulasi dan pedoman bersama terkait pengadaan jasa kreatif serta penguatan kelembagaan pelaku kreatif di berbagai daerah. (*/red)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:27 WIB

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata

Berita Terbaru