Jakarta, Javanusa—Ikatan Keluarga Barung Barung Balantai (IKB3) Induk akan menggelar Pemilihan Ketua IKB3 Barung-Barung Balantai masa bakti 2025-2030 di Jakarta.
Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh warga Barung Barung Balantai yang tergabung dalam organisasi perantau tersebut.
Pemilihan ketua dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Desember 2025, mulai pukul 14.00 WIB, bertempat di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta.
Agenda utama kegiatan ini adalah memilih ketua baru yang akan memimpin organisasi selama empat tahun ke depan.
Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua IKB3, Armen Rachmad RKY Bagindo Basa, mengatakan pemilihan ketua merupakan amanah organisasi yang harus dilaksanakan secara terbuka, demokratis, dan bertanggung jawab.
“Pemilihan ketua ini adalah proses penting bagi keberlangsungan organisasi IKB3. Panitia berkomitmen menyelenggarakan pemilihan secara tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan seluruh perantau Barung-Barung Balantai,” katanya, Rabu (17/12/2025).
Panitia pelaksana juga mengimbau seluruh anggota yang memiliki hak pilih untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Partisipasi anggota dinilai sangat menentukan kualitas dan legitimasi kepemimpinan yang akan terpilih.
“Semakin banyak anggota yang hadir dan menggunakan hak pilihnya, semakin kuat mandat yang diberikan kepada ketua terpilih,” tambah Armen.
Sehubungan dengan keterbatasan kapasitas ruangan, panitia meminta anggota untuk segera mengonfirmasi kehadiran melalui daftar hadir yang telah disediakan, guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Pemilihan ketua IKB3 periode 2025-2030 ini dipandang sebagai momentum strategis dalam menentukan arah dan keberlanjutan organisasi perantau Barung-Barung Balantai di masa mendatang.
Tokoh perantau Pesisir Selatan, Ahman Nurdin, menilai pemilihan ketua IKB3 sebagai bagian penting dari upaya penguatan dan konsolidasi organisasi perantau.
Menurutnya, kepemimpinan yang terpilih nantinya harus mampu menjaga persatuan serta soliditas warga Barung Barung Balantai di perantauan.
“Pemilihan ketua ini menjadi ruang konsolidasi perantau untuk menentukan arah gerak organisasi ke depan. Kepemimpinan yang lahir harus mampu merangkul seluruh anggota dan menjaga kebersamaan,” kata Ahman.
Ia juga menekankan organisasi perantau akan semakin kuat apabila dibangun atas dasar partisipasi aktif dan rasa memiliki dari seluruh anggotanya.
“Karena itu, warga Barung Barung Balantai diharapkan hadir dan menggunakan hak pilihnya sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap masa depan organisasi,” ujarnya.
Melalui pemilihan ini, IKB3 Barung Barung Balantai diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang amanah, solid, dan berdaya, serta mampu membawa organisasi semakin maju dan berperan positif bagi anggotanya di perantauan. (yoniks)






