IKM Binaan Kemenperin Pasok Perlengkapan Haji 2026, Perkuat Industri Dalam Negeri

Penulis -

Sabtu, 18 April 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita. (Foto: Kemenperin)

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan industri kecil dan menengah (IKM) agar mampu naik kelas dan berperan aktif dalam rantai pasok nasional.

Salah satu capaian konkret terlihat dari keberhasilan IKM binaan Kemenperin yang turut memasok perlengkapan haji tahun 2026 (1447 H).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, keterlibatan IKM dalam penyediaan perlengkapan haji menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat industri dalam negeri sekaligus mengoptimalkan potensi pasar domestik yang besar.

“Pemerintah terus berupaya agar kebutuhan dalam negeri, termasuk untuk penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, dapat dipenuhi oleh produk industri nasional. Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing IKM sekaligus memperluas akses pasar mereka,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/4).

Menurutnya, potensi ekonomi dari ekosistem haji dan umrah sangat besar dan perlu dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku industri nasional. Dengan jumlah populasi muslim Indonesia yang besar serta kuota haji yang terus meningkat, peluang pasar ini dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi industri dalam negeri.

Peran Ditjen IKMA dan Business Matching

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) aktif memfasilitasi akses pasar dan kemitraan berkelanjutan bagi IKM. Hasilnya, sebanyak 12 IKM binaan berhasil menjadi pemasok perlengkapan haji tahun 2026.

Capaian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Business Matching sektor industri pangan dan barang gunaan dengan HIPPINDO serta ekosistem haji dan umrah yang digelar pada Desember 2025. Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku IKM dengan berbagai offtaker, termasuk perusahaan travel haji dan umrah, agregator, serta perbankan syariah.

IKM Tembus Rantai Pasok Haji

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mengungkapkan, dari kegiatan tersebut, empat IKM binaan berhasil menembus pasar sebagai pemasok perlengkapan haji.

Baca Juga :  Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM Fesyen dan Kriya lewat Program CBI

“Produk IKM binaan kami, mulai dari batik, mukena, hingga kain ihram telah menjadi bagian dari perlengkapan resmi jemaah haji Indonesia,” ujarnya.

Empat IKM tersebut yakni CV Akasia Batik, PT Kresna Andalan Beka, CV Rajasa Mas Jaya, dan CV Gilang Githa Gemilang. Keempatnya telah menjalin kontrak pengadaan dengan Bank Syariah Indonesia sebagai salah satu Bank Penerima Setoran (BPS) haji.

Sertifikasi Batikmark Jaga Kualitas

Selain itu, delapan IKM batik binaan Kemenperin dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta juga berhasil bermitra melalui fasilitasi sertifikasi Batikmark. Sertifikat ini menjadi syarat penting untuk memastikan keaslian batik yang digunakan sebagai seragam haji.

Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan menegaskan, sertifikasi tersebut merupakan upaya menjaga kualitas sekaligus identitas produk dalam negeri.

“Sertifikat Batikmark memastikan bahwa seragam batik yang dikenakan jemaah haji merupakan batik asli produksi IKM Indonesia,” jelasnya.

Perluasan Akses Pasar melalui Promosi

Dalam rangka memperluas penetrasi pasar, Kemenperin juga aktif mendorong partisipasi IKM dalam ajang promosi, salah satunya melalui Expo UMKM Haji dan Umrah. Kegiatan ini menjadi sarana bagi IKM untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada calon jemaah, seperti yang telah dilaksanakan di Medan pada April 2026.

Menperin menambahkan, pemerintah akan terus memperkuat ekosistem pembinaan IKM melalui pendekatan terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, sertifikasi, hingga akses pasar.

“Kami optimistis, melalui sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan stakeholder terkait, keterlibatan IKM dalam rantai pasok haji dan umrah akan terus meningkat dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” tegasnya.

Kemenperin juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong IKM agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global melalui program pembinaan komprehensif, penguatan kemitraan strategis, serta optimalisasi peluang pasar yang tersedia. (*/red)

Baca Juga :  Kemenperin: Industri Kemasan Jadi Penentu Daya Saing Produk Lokal dan IKM

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru