Padang Panjang, Javanusa—Selama dua hari, 24–25 September, sebanyak 205 warga Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, mengikuti Pelatihan Payet.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat pengembangan UMKM di daerah tersebut.
Pelatihan menghadirkan instruktur berpengalaman, Lince Nofrianti, yang telah memiliki banyak pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan pengalaman tersebut, peserta semakin termotivasi untuk menekuni teknik memayet kain sebagai peluang usaha baru.
Lurah Silaing Bawah, Yohanes Alatumahu, pada Jumat (26/9/2025) menegaskan pelatihan ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan ekonomi warga.
“Setelah pelatihan selesai, ilmu yang didapatkan bisa langsung diterapkan. Dengan begitu, hasilnya akan berdampak positif pada perkembangan UMKM di Silaing Bawah,” ujarnya.
Materi dan Praktik Langsung
Pada hari pertama, peserta langsung mempraktikkan teknik payet pada jilbab. Selanjutnya, pada hari kedua, mereka mempelajari teknik payet lainnya yang lebih variatif.
Dengan metode praktik langsung ini, warga semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha berbasis keterampilan payet.
Pelatihan yang berlangsung intensif selama dua hari ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru serta memperkuat daya saing UMKM di Padang Panjang. (*/red)






