Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Naik, Tertinggi dalam 11 Tahun

Penulis -

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag/ Firmandan Wijaya)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag/ Firmandan Wijaya)

Jakarta, Javanusa—Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 mencapai skor 77,89, tertinggi sejak survei nasional pertama digelar pada 2015.

Capaian ini menunjukkan penguatan relasi antarumat beragama di tengah dinamika sosial nasional.

Angka tersebut berasal dari Survei Evaluasi Kerukunan Umat Beragama 2025 yang dilakukan Kementerian Agama bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia.

Hasil survei diumumkan dalam agenda Refleksi 2025 dan Proyeksi 2026 bertema Toward a Loving Future Ummah di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, kenaikan Indeks Kerukunan Umat Beragama harus dimaknai sebagai panggilan moral bersama. Menurutnya, agama perlu tampil sebagai penuntun etis dalam kehidupan modern.

“Agama tidak boleh berhenti pada simbol dan ritual. Ia harus menjadi kompas moral di tengah disrupsi sosial, teknologi, dan budaya,” ujar Nasaruddin.

Ia menilai, tantangan keberagaman ke depan menuntut peran aktif tokoh agama dan masyarakat dalam merawat toleransi.

Definisi dan Indikator Indeks Kerukunan

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kemenag Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan, kerukunan didefinisikan sebagai relasi umat beragama yang toleran, setara, dan bekerja bersama membangun bangsa.

Survei ini menggunakan tiga indikator utama, yakni toleransi, kesetaraan, dan kebersamaan. Ketiganya menjadi fondasi pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025.

“Secara nasional, skor IKUB 2025 berada di kategori tinggi dan menjadi yang tertinggi dalam 11 tahun terakhir,” kata Ali Ramdhani.

Hasil Detail Setiap Dimensi

Berdasarkan hasil pengukuran, dimensi toleransi mencatat skor 88,82 dan menjadi penopang utama kerukunan. Dimensi kesetaraan berada di angka 79,35, sementara kebersamaan mencatat skor 65,49.

Dimensi kebersamaan dinilai masih perlu diperkuat, terutama pada partisipasi lintas komunitas dalam aktivitas sosial.

Baca Juga :  Wako Padang Kukuhkan FKUB Kota Padang Periode 2025-2030, Tekankan Peran Strategis Jaga Kerukunan Beragama

Sejak 2015, tren IKUB menunjukkan fluktuasi dengan puncak tertinggi pada 2025. Pada 2024, skor tercatat 76,47, sebelum meningkat signifikan tahun ini.

Survei dilakukan terhadap 13.836 responden menggunakan metode wawancara tatap muka dengan kuesioner terstandar. Responden dipilih melalui multistage random sampling with quota.

Kriteria responden meliputi usia minimal 17 tahun atau sudah menikah, berdomisili minimal enam bulan, serta mewakili enam agama resmi di Indonesia.

Pengumpulan data berlangsung pada September–November 2025 dengan margin of error ±0,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Indeks Kesalehan Umat Beragama Ikut Meningkat

Selain IKUB, Kementerian Agama juga merilis Indeks Kesalehan Umat Beragama (IKsUB) 2025 dengan skor 84,61, masuk kategori sangat tinggi.

Dimensi sosial mencatat skor 82,00, sementara dimensi individual mencapai 87,21. Tren IKsUB menunjukkan peningkatan konsisten sejak 2020.

Ali Ramdhani menegaskan, hasil indeks menjadi dasar penyusunan kebijakan Kementerian Agama ke depan. Menurutnya, program harus disusun berbasis data agar berdampak nyata.

“Melalui indeks-indeks ini, kita menakar sejauh mana kebijakan keagamaan benar-benar dirasakan umat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis data memperkuat akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap layanan keagamaan negara. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru