Indonesia Berduka, Ekonom Senior Kwik Kian Gie Tutup Usia

Penulis -

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonom senior Kwik Kian Gie (kiri) meninggal dunia pada usia 90 tahun. (Foto: IG @sandiuno)

Ekonom senior Kwik Kian Gie (kiri) meninggal dunia pada usia 90 tahun. (Foto: IG @sandiuno)

Jakarta, Javanusa—Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh penting di bidang ekonomi dan politik. Kwik Kian Gie, ekonom senior sekaligus mantan Menteri Koordinator Perekonomian, wafat pada usia 90 tahun, Selasa (29/7/2025).

Kabar meninggalnya Kwik pertama kali disampaikan oleh mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, melalui akun media sosialnya

“Selamat jalan Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” tulis Sandiaga.

Riwayat Hidup dan Perjalanan Karier

Kwik lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935. Ia dikenal juga dengan nama Tionghoa, Guo Jianyi. Sebagai sosok berdarah Tionghoa, Kwik mampu menembus panggung nasional dengan pemikiran kritis dan tajam dalam bidang ekonomi.

Kariernya menonjol sejak reformasi 1998. Ia pernah menjabat sebagai:

  • Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (1999–2000)
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas (2001–2004)
  • Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pada 2004.

Selain di pemerintahan, Kwik juga aktif sebagai fungsionaris PDI Perjuangan. Ia dikenal luas karena keberaniannya mengkritik kebijakan ekonomi yang dianggap tidak pro-rakyat

Semasa hidup, Kwik juga aktif menulis buku dan artikel yang membahas isu ekonomi-politik secara kritis. Ia kerap tampil dalam diskusi dan forum ilmiah. Serta menjadi panutan bagi banyak generasi ekonom muda di Indonesia. (*/red)

Baca Juga :  Titiek Soeharto dan Wawako Padang Tinjau Korban Banjir, Sekaligus Salurkan Bantuan Pangan

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB