Ini Langkah Gubernur Sumbar Tangani Bencana Lahar Dingin Marapi

Penulis -

Minggu, 7 April 2024 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mahyeldi Ansharullah memimpin rapat koordinasi dengan seluruh kepala dinas dan pihak terkait di Istana Gubernur, Sabtu (6/4/2024). (Foto: ADPSB)

Gubernur Mahyeldi Ansharullah memimpin rapat koordinasi dengan seluruh kepala dinas dan pihak terkait di Istana Gubernur, Sabtu (6/4/2024). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bergerak cepat menyikapi banjir lahar dingin Gunung Marapi yang menerjang permukiman warga pada Jumat (5/4/2024) sore.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah memimpin rapat koordinasi dengan seluruh kepala dinas dan pihak terkait di Istana Gubernur, Sabtu (6/4/2024). Bupati Tanah Datar dan Agam, yang wilayahnya terdampak, turut hadir secara daring.

Gubernur menekankan fokus pada langkah penanganan jangka pendek, yaitu memastikan keselamatan warga.

“Evakuasi warga yang terancam dan sediakan pos pengungsian yang layak,” tegas Mahyeldi.

Baca Juga: Bergerak Cepat, Pemprov

Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Sumbar menyediakan kebutuhan konsumsi dan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi.

“Dapur umum dan posko kesehatan harus segera didirikan,” imbuh Mahyeldi.

Pengerukan sedimen banjir lahar dingin yang menutup akses jalan telah dilakukan.

“Penanganan jangka menengahnya adalah pengerukan sedimen material erupsi di hulu sungai,” jelas Mahyeldi.

Hal ini bertujuan agar aliran sungai tidak meluap saat hujan deras.

“Melalui Dinas BMCKTR, kita akan mengeruk 5 dari 23 sungai yang berhulu dari Gunung Marapi yang terdampak,” paparnya.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemprov Sumbar masih menunggu laporan dan hasil pendataan tuntas dari kabupaten/kota terdampak.

“Data itu lah yang akan menjadi dasar untuk pengambilan kebijakan,” kata Mahyeldi.

Tidak Ada Korban Jiwa

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar, Rudi Rinaldy, menyatakan hingga saat ini tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut.

“Risiko bencana dapat diminimalisir berkat adanya sinergi seluruh pihak,” ungkap Rudi.

Sinergi ini termasuk peta dan simulasi potensi dampak bencana erupsi Gunung Marapi dari PVMBG ESDM, serta prediksi cuaca dari BMKG.

“Informasi dari kedua lembaga tersebut membantu kita dalam menyiapkan langkah antisipasi dan meminimalisir dampak bencana,” kata Rudi.

Baca Juga :  Budiman Swalayan Hadirkan Promo HJK Padang ke-357, Diskon hingga 35,70 Persen Selama Agustus 2026

Masyarakat untuk sementara tidak beraktivitas di radius 4,5 KM dari kawah Gunung Marapi dan di bantaran sungai yang berhulu dari gunung tersebut.

Hal ini karenakan intensitas hujan di sekitar kawasan tersebut masih tinggi dan aktivitas Gunung Marapi masih sangat fluktuatif. (*/jn01)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru