Inilah Pejabat yang Beri Izin Empat Perusahaan Tambang Raja Ampat

Penulis -

Selasa, 10 Juni 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (10/6/2025). (Foto: Kementerian ESDM)

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (10/6/2025). (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Javanusa—Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, memaparkan alasan pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) empat perusahaan di Raja Ampat. Empat perusahaan tersebut sebelumnya mengantongi izin dari pemerintah daerah.

“Dari lima IUP di Raja Ampat, hanya satu izin yang dikeluarkan pemerintah pusat, yaitu Kontrak Karya untuk PT Gag Nikel, anak usaha PT Antam. Empat IUP lainnya diterbitkan pada 2004 dan 2006 oleh bupati dan gubernur,” jelas Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (10/6/2025).

Keempat perusahaan yang izinnya dicabut adalah PT Anugerah Surya Pratama, PT Kawei Sejahtera Mining, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Nurham.

Bahlil menyebutkan pencabutan izin itu dilatarbelakangi pelanggaran lingkungan. Hal ini didukung laporan dari Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Selain itu, lokasi tambang berada di dalam Geopark Raja Ampat. Izin tambang empat perusahaan ini terbit sebelum kawasan tersebut ditetapkan sebagai Geopark.

“Wilayah ini harus kita lindungi, terutama biota laut. Izin-izin itu muncul sebelum Geopark ada, sedangkan Presiden ingin Raja Ampat jadi destinasi wisata dunia,” papar Bahlil.

Pemerintah Daerah Dukung Pencabutan Izin

Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan pencabutan izin tambang juga mengikuti hasil rapat terbatas pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan Provinsi Papua Barat Daya turut mendukung langkah ini.

“Pencabutan izin ini adalah hasil rapat terbatas dan saran dari pemerintah daerah,” jelasnya. (*/red)

Sumber: detik.com

Baca Juga :  Polresta Padang Musnahkan 18.850 Gram Ganja dan 174 Gram Sabu

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru