Intake Perumda Air Minum Padang Tertimbun Material Banjir, Distribusi Air Bersih ke Pelanggan Terdampak

Penulis -

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intake Perumda Air Minum Kota Padang tertimbun material banjir. (Foto: Pemko Padang)

Intake Perumda Air Minum Kota Padang tertimbun material banjir. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Senin (3/8/2026) mengakibatkan sejumlah intake milik Perumda Air Minum Kota Padang tertimbun material yang terbawa arus banjir.

Kondisi tersebut mengganggu proses pengolahan air baku sehingga distribusi air bersih ke sejumlah wilayah mengalami penurunan, bahkan terhenti.

Kepala Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, saat ditemui di Kantor Perumda Air Minum Kota Padang, Selasa (4/8/2026), mengatakan material banjir berupa batu, pasir, kayu, dan lumpur menutup beberapa intake. Akibatnya, air baku tidak dapat masuk ke instalasi pengolahan.

Sejumlah Intake Terdampak

Adhie Zein menjelaskan Intake Guo menjadi salah satu fasilitas yang mengalami gangguan.

Kondisi ini berdampak pada wilayah Belimbing, Bukit Belimbing Indah, Taruko I dan II, Kalumbuk, Balai Baru, Wahana VI, Buana Indah III, Rimbo Tarok, serta Tarok Indah I dan II.

Selain itu, gangguan juga terjadi pada Intake Palukahan. Dampaknya dirasakan pelanggan di sebagian wilayah Kecamatan Koto Tangah, sebagian Kecamatan Nanggalo, dan sebagian Kecamatan Padang Utara.

Sementara itu, gangguan pada Intake Gunung Pangilun memengaruhi distribusi air di kawasan pusat kota, Gunung Pangilun, hingga sebagian wilayah Padang Sarai dan sekitarnya.

Gangguan juga terjadi pada Intake Latung yang melayani sebagian wilayah Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Padang Utara, dan Kecamatan Kuranji.

Akibat kondisi tersebut, pelanggan di wilayah terdampak diminta bersiap menghadapi penurunan tekanan air hingga penghentian sementara distribusi selama proses penanganan berlangsung.

Petugas Lakukan Penanganan

Saat ini, petugas Perumda Air Minum Kota Padang terus bekerja di lapangan untuk membersihkan material yang menyumbat intake.

Upaya tersebut agar proses pengolahan air dapat kembali beroperasi secara normal.

“Pasca hujan deras kemarin, beberapa intake Perumda Air Minum Kota Padang tertimbun material yang terbawa arus banjir. Pagi ini, petugas baru bisa melakukan perbaikan dan penanganan terhadap intake yang tersumbat. Intake tersumbat oleh material batu, pasir, kayu, dan lumpur sehingga pengolahan tidak dapat beroperasi.”

Baca Juga :  Safari Ramadan di Masjid Darul Falah, Wako Padang Ungkap 60 Ribu Siswa Aktif Ikuti Subuh Mubarakah

Ia menambahkan, petugas terus berupaya membersihkan material yang menyumbat intake agar air baku kembali mengalir ke instalasi pengolahan.

Dengan demikian, distribusi air kepada pelanggan diharapkan dapat kembali normal secara bertahap.

“Saat ini petugas sedang berusaha maksimal membersihkan material yang menyumbat intake agar air baku dapat masuk kembali ke pengolahan dan pendistribusian air kepada pelanggan dapat kembali berjalan normal secara bertahap,” jelasnya.

Perumda Air Minum Kota Padang juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak selama proses penanganan berlangsung.

Pelanggan yang masih menerima aliran air, meski dengan tekanan lemah, diminta segera menampung air sebagai cadangan.

Adhie juga mengimbau seluruh pelanggan agar bersabar selama proses penanganan berlangsung.

Menurutnya, pelanggan yang masih menerima aliran air dengan tekanan lemah sebaiknya segera menampung air dan menggunakannya secara hemat.

“Kami menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk bersabar. Jika saat ini air mengalir dalam kondisi yang lemah, segera tampung air sebanyak-banyaknya. Hemat dalam menggunakan air, karena gangguan dapat terjadi kapan saja tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” imbaunya. (*)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB