Payakumbuh, Javanusa—Investor asal India dan Malaysia meninjau langsung sejumlah lokasi potensial di Kota Payakumbuh untuk menjajaki peluang kerja sama investasi, khususnya pada sektor energi baru terbarukan (EBT), Selasa (19/5/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari tahap awal penjajakan proyek pengembangan ekonomi, pariwisata, hingga pemanfaatan teknologi panel surya di daerah tersebut.
Dalam agenda lapangan itu, rombongan investor melakukan peninjauan ke beberapa titik strategis guna melihat secara langsung kesiapan infrastruktur, aksesibilitas wilayah, serta potensi pengembangan kawasan investasi di Payakumbuh.
Evaluasi lapangan ini dinilai penting untuk memastikan kesesuaian antara rencana investasi dengan kondisi riil di daerah.
Komitmen Pemerintah Daerah Dorong Investasi
Wali Kota Zulmaeta menegaskan pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang terbuka, sehat, dan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kita terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor luar negeri, untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Investasi yang masuk harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” kata Zulmaeta.
Ia menilai kehadiran investor asing tersebut menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kepercayaan terhadap potensi pembangunan di Payakumbuh.
Menurutnya, letak strategis daerah, dukungan kebijakan pemerintah, serta potensi sumber daya yang dimiliki menjadi daya tarik utama bagi pengembangan investasi.
TPA Ampangan Jadi Fokus Pengembangan Energi
Salah satu lokasi yang menjadi fokus peninjauan adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Ampangan.
Kawasan ini diproyeksikan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi sistem pengelolaan sampah berbasis energi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomis.
Zulmaeta menjelaskan, pengembangan pengelolaan sampah menjadi energi merupakan salah satu langkah strategis yang tengah didorong Pemerintah Kota Payakumbuh dalam menjawab tantangan lingkungan sekaligus kebutuhan energi masa depan.
“Pengelolaan sampah berbasis energi tidak hanya berdampak pada kebersihan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Harapan Kerja Sama Investasi Berkelanjutan
Lebih lanjut, ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan potensi daerah di berbagai sektor unggulan.
“Kita berharap kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk membangun komunikasi dan kerja sama investasi yang berkelanjutan. Kota Payakumbuh memiliki potensi yang besar dan siap berkembang menjadi daerah tujuan investasi yang kompetitif,” pungkasnya. (*/red)






