Iqra Chissa Dorong Ketahanan Keluarga di Sumbar, Soroti Pola Asuh Anak di Era Digital

Penulis -

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Iqra Chissa saat sosialisasi Perda Sumbar Nomor 17 Tahun 2018. (Foto: Ist)

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Iqra Chissa saat sosialisasi Perda Sumbar Nomor 17 Tahun 2018. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Iqra Chissa, mengajak masyarakat memperkuat ketahanan keluarga melalui komunikasi yang sehat, pola asuh positif, dan peningkatan kesejahteraan rumah tangga.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan orang tua terhadap anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Pesan tersebut disampaikan Iqra saat menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat Nomor 17 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan DPD Golkar Kota Padang, Minggu (18/10/2026).

Menurut Iqra, keluarga memiliki peran mendasar dalam membentuk karakter anak. Lingkungan rumah menjadi tempat pertama bagi anak untuk mengenal nilai kehidupan, belajar bertanggung jawab, dan mengembangkan kepribadian.

Pendampingan Orang Tua di Era Digital

Iqra menilai perkembangan teknologi digital memberikan banyak manfaat, terutama dalam mengakses informasi dan mendukung proses pembelajaran. Namun, penggunaan teknologi tanpa pendampingan dapat menimbulkan tantangan bagi perkembangan anak.

Karena itu, ia mendorong orang tua menerapkan pengawasan secara bijak. Pendekatan tersebut tidak cukup hanya dengan membatasi penggunaan gawai, tetapi juga perlu disertai dialog mengenai manfaat teknologi dan risiko konten yang tidak sesuai usia.

“Anak-anak membutuhkan pendampingan, bukan hanya larangan. Orang tua harus hadir, mendengarkan cerita mereka, dan membangun kedekatan sehingga anak merasa nyaman untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi,” kata Iqra.

Ia menambahkan, keterlibatan orang tua membantu anak menghadapi perubahan lingkungan dan perkembangan teknologi. Komunikasi yang terbuka juga memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan masalah tanpa merasa takut atau tertekan.

Komunikasi Sehat untuk Menjaga Keharmonisan Keluarga

Selain pendampingan digital, Iqra menyoroti pentingnya menjaga kedekatan emosional antara anggota keluarga. Kesibukan sehari-hari, menurutnya, tidak boleh mengurangi perhatian orang tua terhadap anak maupun pasangan.

Baca Juga :  Reses di Jati, Muhidi Dorong Warga Maksimalkan Program Pembangunan dan Pendidikan

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan keluarga tidak hanya bergantung pada kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi. Kehadiran orang tua, suasana rumah yang aman, dan penanaman nilai moral sejak dini turut menentukan kualitas kehidupan keluarga.

“Waktu bersama keluarga memiliki arti penting. Anak perlu merasa dihargai dan didengar. Dengan komunikasi yang sehat, berbagai persoalan dapat dibicarakan tanpa harus melukai perasaan satu sama lain,” tuturnya.

Iqra juga mengingatkan orang tua agar menghindari ucapan yang merendahkan anak ketika menghadapi persoalan. Sebaliknya, sikap saling menghargai dapat membantu membangun kepercayaan diri dan hubungan yang sehat di dalam keluarga.

“Setiap anak membutuhkan lingkungan yang membuatnya merasa aman dan dihargai. Cara orang tua berbicara dan menyelesaikan masalah akan menjadi bagian dari pembelajaran anak dalam menjalani kehidupannya,” tambahnya.

Pemberdayaan Ekonomi untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga

Iqra turut menyoroti pentingnya dukungan terhadap kesejahteraan rumah tangga. Ia mendorong masyarakat memanfaatkan program pemberdayaan ekonomi pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada perempuan yang menjadi kepala keluarga. Menurutnya, pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan akses terhadap peluang ekonomi dapat membantu mereka membangun kemandirian finansial.

“Ketahanan keluarga juga berkaitan dengan kesejahteraan. Karena itu, dukungan pemerintah dan keterlibatan masyarakat diperlukan agar setiap keluarga memiliki kesempatan untuk berkembang dan hidup lebih baik,” ungkapnya.

Ia menilai penguatan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan perbaikan pola pengasuhan dan hubungan antaranggota keluarga. Dengan demikian, keluarga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan material, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak.

Perda Ketahanan Keluarga Membutuhkan Kolaborasi

Iqra menjelaskan, Perda Sumatera Barat Nomor 17 Tahun 2018 menjadi landasan dalam mendorong pembangunan ketahanan keluarga di daerah. Namun, implementasi kebijakan tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Muhidi Soroti Hukum Pidana Adat dan Persoalan Sosial Sumbar, Media Diminta Berani Mengkritik

Pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat perlu membangun kerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan keluarga. Upaya tersebut mencakup penguatan pola asuh, peningkatan kesejahteraan, serta penanganan persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Iqra berharap sosialisasi perda ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Ia menilai keluarga yang tangguh menjadi fondasi dalam membentuk generasi masa depan yang berkarakter. Melalui kebijakan daerah, lingkungan yang sehat, dan keterlibatan aktif orang tua, pembangunan ketahanan keluarga di Sumbar diharapkan berlangsung secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Jalan Fisika I dan II Limau Manis Selatam Diaspal, Warga Apresiasi Ketua DPRD Sumbar Muhidi
Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Doni Harsiva Yandra Ingatkan Pentingnya Mitigasi
Ali Muda Ajak Pemuda Rao Jauhi Narkoba dan Aktif Bangun Daerah
Nanda Satria Ajak Pemuda Sumbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Banjir Berulang di Perumahan Safa Marwa, Warga Minta Dampak Pembangunan Diperiksa
DPRD Sumbar Sepakati Dua Ranperda, Muhidi Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Nanda Satria Apresiasi Putusan Hakim terhadap Yogi, Pengusaha Diminta Tertib Perizinan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Distribusi MBG saat PJJ Menyesuaikan Pemberitahuan Pemda, Ini Mekanismenya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:04 WIB

LPPOM Imbau Pelaku Usaha Segera Urus Sertifikat Halal, Tenggat Diperpanjang hingga 2028

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:53 WIB

IWL 2026 Resmi Bergulir, Persita Women Taklukkan Garudayaksa Women 1-0

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:10 WIB

BGN Aktifkan 980 SPPG di Wilayah 3 T, Sudaryono Tegaskan Tak Ada Calo

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Kakorlantas Polri Tegaskan Personel Terlibat Pungli Harus Dicopot pada Hari yang Sama

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Target Penguatan Personel Capai 70.000

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Prabowo Lantik 9 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita KSAD

Berita Terbaru