Jalan Lembah Anai Dibuka Bertahap Mulai 21 Juli 2024

Penulis -

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi dan rombongan meninjau jalan nasional Padang Panjang-Sicincin ruas Lembah Anai yang sempat putus total akibat banjir bandang. (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi dan rombongan meninjau jalan nasional Padang Panjang-Sicincin ruas Lembah Anai yang sempat putus total akibat banjir bandang. (Foto: ADPSB)

Tanah Datar, Javanusa—Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Barat. Jalan Nasional Padang Panjang-Sicincin ruas Lembah Anai yang sempat putus total akibat banjir bandang pada Mei lalu, akan kembali dibuka secara bertahap mulai 21 Juli 2024.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Thabrani. Dan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Dwi Nur Setiawan, melakukan uji coba pembukaan lalu lintas (open traffic) pada Kamis (18/7/2024).

“Alhamdulillah, hari ini kita uji coba pembukaan akses jalan nasional Lembah Anai ini, mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB. Setelah itu kita akan evaluasi, karena secara bertahap mulai tanggal 21 Juli akan kita buka untuk umum,” kata Gubernur saat di ruas Jalan Nasional Lembah Anai, Kamis (18/07/2024).

Gubernur menyebutkan, progres jalur tersebut secara keseluruhan sudah mencapai 30,15 persen. Ditargetkan, pada 21 Juli nanti progees pengerjaan sudah menyentuh angka 40 persen.

Gubernur mengakui, proses pengerjaan cukup menguras waktu dan tenaga karena medan jalan yang cukup rumit dan dipenuhi bebatuan yang cukup keras.

“Meski pun secara bertahap sudah kita buka tanggal 21 Juli ini. Tapi pekerjaannya tetap jalan. Oleh karena itu, warga yang akan melewati jalur ini kami minta tetap hati-hati dan bersabar dalam berkendaraan. Serta, tidak melaju dalam kecepatan tinggi,” ujar Gubernur lagi.

Gubernur juga merincikan, sebanyak lima titik pada jalur tersebut akan diberlakukan sistem buka tutup, demi memastikan keamanan dan keselamatan warga yang berkendaraan.

“Jadi, ini sesuai dengan keinginan masyarakat, agar jalur ini segera bisa dilewati. Namun, tentu saja kita batasi dari segi jenis kendaraan yang melintas, serta kecepatan kendaraan juga kita batasi,” ujarnya mengakhiri.

Baca Juga :  Perangi Narkoba, Camat Lubeg Luncurkan Desa Bersinar di Kelurahan Gates Nan XX

Sementara itu, Kepala BPJN Sumbar, Thabrani, mengatakan total terdapat 16 titik di ruas jalan tersebut yang rusak berat karena bencana alam banjir bandang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 titik masih dalam pengerjaan dengan skala prioritas untuk segera diselesaikan.

“Untuk target penyelesaian keseluruhannya, itu tanggal 31 Oktober 2024 nanti. Saat ini kita lakukan uji coba dulu untuk memastikan bahwa tanggal 21 Juli bisa open traffic terbatas secara menyeluruh untuk umum,” kata Thabrani.

Thabrani juga menyatakan, upaya percepatan pengejaan Jalan Nasional Lembah Anai memang sangat bergantung pada dukungan Pemprov Sumbar, TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta PT Hutama Karya (HK) selaku rekanan yang terus bekerja siang dan malam.

“Kita mengucapkan terima kasih atas dukungan untuk kelancaran pengerjaan sesuai dengan komitmen pemerintah. Kita berharap penggunaan jalur ini secara optimal segera terwujud. Karena ini memang keinginan masyarakat yang sangat bergantung secara ekonomi pada jalan ini,” harapnya.

Direktur Lantas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan mengimbau warga pengguna jalan yang akan melintasi jalur tersebut. Agar senantiasa berhati-hati, tertib, dan tidak mendahului kendaraan lain demi menjaga kelancaran akses jalan tersebut.

“Sebab lokasi ini termasuk rawan, dan faktanya ini masih dalam pengerjaan. Masih ada alat yang bekerja. Jadi, jangan ada yang sengaja berhenti untuk melihat proses pengerjaan dan mendokumentasikannya. Terus jalan saja, jangan berhenti, jangan ngebut, karena nanti ada beberapa titik yang kita berlakukan buka tutup,” ucapnya. (*/jn01)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru