Jangan Tertipu! Akses Raudhah Gratis, Modus Link Nusuk Palsu Incar Jemaah Haji

Penulis -

Rabu, 29 April 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj mengingatkan jemaah haji Indonesia agar mewaspadai penipuan akses Raudhah di Masjid Nabawi. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj mengingatkan jemaah haji Indonesia agar mewaspadai penipuan akses Raudhah di Masjid Nabawi. (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan jemaah haji Indonesia agar mewaspadai penipuan akses Raudhah di Masjid Nabawi. Modus ini memanfaatkan tautan palsu dan isu kartu Nusuk bermasalah.

Kepala Bidang Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi, Ichsan Marsha, menegaskan akses ke Raudhah tidak dipungut biaya. Jemaah hanya dapat masuk melalui jalur resmi yang telah ditetapkan.

Ia juga mengingatkan jemaah agar tidak mudah percaya pada pesan mencurigakan yang dikirim melalui WhatsApp. Oknum kerap mengirim tautan dengan dalih memperbaiki masalah kartu Nusuk.

“Jemaah harus waspada terhadap pesan yang meminta klik link. Abaikan dan jangan pernah mengakses tautan tersebut,” tegas Ichsan.

Akses Resmi Gunakan Barcode dan Aplikasi Nusuk

Ichsan menjelaskan akses ke Raudhah menggunakan sistem barcode resmi. Mekanisme ini berlaku melalui skema tasrih (izin kolektif) atau aplikasi Nusuk bagi jemaah mandiri.

Di luar sistem tersebut, indikasi penipuan perlu diwaspadai. Jemaah diminta memastikan seluruh proses dilakukan melalui petugas resmi.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, menegaskan bahwa layanan masuk Raudhah merupakan hak seluruh jemaah Indonesia. Fasilitas ini menjadi bagian dari pelayanan resmi selama ibadah haji.

“Masuk ke Raudhah itu gratis. Jika ada yang meminta bayaran, segera laporkan ke petugas sektor Nabawi,” ujarnya, Selasa (28/4).

Praktik Pungli dan Penyamar Petugas Diantisipasi

Khalilurrahman mengungkapkan praktik pungutan liar masih ditemukan di lapangan. Beberapa oknum bahkan menyamar sebagai petugas untuk menawarkan jasa berbayar.

PPIH memastikan tidak akan mentoleransi pelanggaran tersebut. Setiap indikasi penipuan akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daker Madinah, Efrilen Hafizh, menyebut skema tasrih telah disiapkan secara terstruktur. Sistem ini bertujuan mengakomodasi seluruh jemaah secara tertib.

Baca Juga :  Menhaj dan Dubes Arab Saudi Bahas Kesiapan Haji 2026, Tekankan Stabilitas Demi Kekhusyukan Ibadah

Per 28 April 2026 pukul 10.00 WAS, jumlah tasrih yang disetujui mencapai 25.564 jemaah. Rinciannya terdiri dari 12.747 jemaah laki-laki dan 12.817 jemaah perempuan.

Aturan Ketat dan Penyesuaian Batas Usia

Pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan ketat untuk akses ke Raudhah. Jemaah wajib menggunakan barcode resmi melalui skema tasrih atau aplikasi Nusuk.

Terkait usia, sebelumnya akses dibatasi hingga 41 tahun. Namun, setelah kesepakatan dan negosiasi, batas usia dinaikkan menjadi 60 tahun.

Jemaah yang berusia di atas 60 tahun tetap difasilitasi melalui mekanisme khusus yang telah disiapkan.

Koordinasi Ketat untuk Optimalkan Kuota

Dalam pelaksanaan di lapangan, barcode tasrih kolektif dikelola oleh Sektor Khusus (Seksus) Nabawi. Petugas bimbingan ibadah akan mengoordinasikan jemaah sesuai kuota yang tersedia.

Satu tasrih biasanya berlaku untuk 150 orang. Petugas memastikan seluruh jemaah hadir sebelum proses masuk dilakukan.

Barcode tidak dibagikan secara bebas agar kuota tidak terbuang saat pemeriksaan di pintu masuk Raudhah.

Melalui sistem yang terorganisir, PPIH berkomitmen memberikan pelayanan optimal bagi jemaah Indonesia. Seluruh proses dirancang agar ibadah di Raudhah berlangsung aman dan nyaman.

Jemaah diimbau tetap mengikuti arahan petugas dan tidak tergiur tawaran tidak resmi. Dengan kewaspadaan, potensi penipuan dapat dihindari. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB