Jangan Tunggu Sakit, Ini 10 Cara Mencegah Gagal Ginjal Sejak Dini

Penulis -

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wajib tahu, ini 10 cara mencegah gagal ginjal sejak dini. (Foto: Pexels)

Wajib tahu, ini 10 cara mencegah gagal ginjal sejak dini. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Gagal ginjal merupakan salah satu penyakit kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Selain berisiko mengancam nyawa, penyakit ini juga membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit, terutama bagi pasien yang harus menjalani cuci darah (hemodialisis) secara rutin.

Di Indonesia, jumlah penderita gagal ginjal terus menunjukkan tren peningkatan. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mencatat prevalensi penyakit ginjal kronis meningkat signifikan dibandingkan satu dekade sebelumnya.

Sementara itu, BPJS Kesehatan menempatkan gagal ginjal sebagai salah satu penyakit dengan pembiayaan tertinggi setiap tahunnya.

Tidak hanya menyerang kelompok lanjut usia, kasus gagal ginjal kini juga ditemukan pada usia produktif. Karena itu, menjaga kesehatan ginjal sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit tersebut.

Berikut 10 cara yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

1. Batasi Konsumsi Gula

Asupan gula berlebih dapat meningkatkan risiko diabetes melitus, salah satu penyebab utama penyakit ginjal kronis.

Banyak orang tidak menyadari bahwa gula tambahan sering terkandung dalam minuman kemasan, kopi kekinian, teh manis, hingga berbagai makanan olahan. Mengurangi konsumsi gula harian dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi beban kerja ginjal.

2. Kurangi Asupan Garam

Konsumsi garam yang berlebihan berisiko memicu tekanan darah tinggi. Padahal, hipertensi merupakan salah satu faktor yang paling sering menyebabkan kerusakan ginjal.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi natrium tidak lebih dari 2.000 miligram per hari atau setara sekitar satu sendok teh garam. Membatasi makanan tinggi garam, seperti makanan instan dan makanan cepat saji, dapat membantu menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.

3. Penuhi Kebutuhan Air Putih

Air putih berperan penting dalam membantu ginjal menyaring limbah dan membuang zat sisa metabolisme melalui urine.

Baca Juga :  Sumbar Percepat Eliminasi TBC, Mahyeldi Tegaskan Kolaborasi Hingga Tingkat Nagari

Kecukupan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung berat badan dan tingkat aktivitas. Secara umum, menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu fungsi ginjal bekerja lebih optimal sekaligus mengurangi risiko gangguan pada saluran kemih.

4. Batasi Konsumsi Makanan Olahan

Makanan yang mengandung banyak bahan pengawet, pewarna, dan perasa buatan dapat meningkatkan beban kerja organ tubuh, termasuk ginjal.

Untuk menjaga kesehatan ginjal, perbanyak konsumsi makanan segar seperti sayuran, buah-buahan, ikan, dan sumber protein alami yang minim proses pengolahan.

5. Hindari Minuman Beralkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh dan meningkatkan risiko dehidrasi.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan ginjal dalam menjalankan fungsinya. Karena itu, menghindari atau membatasi konsumsi alkohol menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan ginjal.

6. Jaga Tekanan Darah Tetap Normal

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama kerusakan ginjal. Jika tidak terkontrol, hipertensi dapat merusak pembuluh darah kecil yang berfungsi menyaring darah di dalam ginjal.

Pemeriksaan tekanan darah secara berkala, menjaga pola makan sehat, mengurangi konsumsi garam, tidur cukup, dan mengelola stres dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

7. Berhenti Merokok

Kebiasaan merokok tidak hanya merusak paru-paru dan jantung, tetapi juga berdampak pada kesehatan ginjal.

Kandungan zat berbahaya dalam rokok dapat merusak pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke ginjal. Semakin lama seseorang merokok, semakin besar pula risiko gangguan fungsi ginjal yang dapat terjadi.

8. Gunakan Obat Secara Bijak

Mengonsumsi obat tanpa pengawasan tenaga medis berpotensi membahayakan ginjal, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang atau melebihi dosis yang dianjurkan.

Beberapa jenis obat tertentu dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal apabila digunakan secara tidak tepat. Karena itu, konsultasikan penggunaan obat kepada dokter atau apoteker jika diperlukan.

Baca Juga :  Pertama di Indonesia Pemko Padang Ikuti Bimtek Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan di Satpaska AL
9. Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik secara teratur membantu menjaga berat badan ideal, mengontrol tekanan darah, serta menurunkan risiko diabetes.

Para ahli merekomendasikan olahraga intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu. Selain menjaga kebugaran tubuh, olahraga juga berkontribusi dalam menjaga fungsi ginjal tetap sehat.

10. Lakukan Pemeriksaan Fungsi Ginjal Secara Berkala

Pemeriksaan kesehatan rutin dapat membantu mendeteksi gangguan ginjal sejak tahap awal. Beberapa pemeriksaan yang umum dilakukan antara lain tes ureum, kreatinin, dan asam urat.

Deteksi dini memberikan peluang lebih besar untuk mencegah kerusakan ginjal berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Menjalankan pola hidup sehat dan menghindari berbagai faktor risiko di atas dapat membantu menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.

Jika muncul gejala seperti pembengkakan pada tubuh, penurunan jumlah urine, mudah lelah, atau tekanan darah yang sulit terkontrol, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. (*/red)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB