Jelang Pemilu 2024, Presiden Ajak Parmusi Jaga Persatuan Bangsa

Penulis -

Selasa, 26 September 2023 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi pada Pembukaan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi, Selasa (26/9/2023) di TNGGP, Jabar. (BPMI Setpres)

Presiden Jokowi pada Pembukaan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi, Selasa (26/9/2023) di TNGGP, Jabar. (BPMI Setpres)

Cianjur, Javanusa—Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengajak keluarga besar Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dimulai dari desa. Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Presiden berharap suasana damai terus terjaga dan pembangunan desa tidak terganggu.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi Tahun 2023, di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (26/9/2023).

“Saya titip karena suasana sudah mulai hangat, meskipun itu biasa dalam pesta demokrasi, entah itu pilpres (pemilihan presiden), entah itu pemilu hangat itu biasa tapi yang harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak terjadi pembelahan dan perpecahan,” ujar Presiden.

Presiden mengatakan, Indonesia memiliki suku yang beragam dan jika terjadi konflik dari keberagaman tersebut akan sulit terselesaikan. Untuk itu, Presiden pun mendorong Parmusi untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga perdamaian.

Baca Juga : Luncurkan Bursa Karbon Indonesia, Presiden: Kontribusi Nyata Indonesia Hadapi Perubahan Iklim

“Inilah pemahaman-pemahaman yang harus diberikan pada masyarakat bahwa yang namanya persatuan dan kesatuan itu sangat penting. Jangan sampai nanti tiga calon (presiden) ini sudah terpilih satu, sudah ngopi-ngopi bareng, makan-makan bersama bareng, yang di bawah masih ribut,” ujarnya.

Menurut Presiden, perbedaan pilihan saat pesta demokrasi nanti merupakan hal yang wajar dan tidak perlu diributkan. Apalagi proses demokrasi tersebut selalu dijalani bangsa Indonesia setiap lima tahun sekali.

Baca Juga :  Hadiri Khatam Al Quran, Bupati Eka Putra: Jadilah Hafiz/Hafizah

Sumber Berita : setkab.go.id

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB