Jemaah Haji Embarkasi Padang Kloter PDG 11 Wafat di Makkah, Ini Kronologi Lengkapnya

Penulis -

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang jemaah haji Embarkasi Padang Kloter PDG 11 wafat di Makkah pada Rabu (20/5/2026). (Foto: Humas Kemenhaj Sumbar)

Seorang jemaah haji Embarkasi Padang Kloter PDG 11 wafat di Makkah pada Rabu (20/5/2026). (Foto: Humas Kemenhaj Sumbar)

Makkah, Javanusa—Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji Embarkasi Padang Kloter PDG 11 wafat di Makkah pada Rabu (20/5/2026).

Jemaah tersebut bernama Imam Kanapi (81), asal Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Ia wafat sekitar pukul 13.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Sebelumnya, ia mendapat penanganan medis di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

Ketua Kloter PDG 11, Ermizaldi, menjelaskan kondisi almarhum sebelum menurun.

Ia sempat mengeluhkan batuk dan penurunan nafsu makan. Petugas kesehatan kloter segera memeriksa dan memberikan obat.

Pada saat itu, kondisi Imam Kanapi masih stabil. Ia masih berkomunikasi dengan baik. Ia juga masih makan dalam porsi kecil.

“Beliau masih bisa diajak komunikasi dan masih makan sedikit-sedikit,” tulis Ermizaldi melalui selulernya, Kamis (21/5).

Petugas kesehatan memberikan obat sesuai keluhan yang muncul. Namun, kondisi berubah pada sekitar pukul 13.00 WAS. Tim kesehatan menerima laporan bahwa kondisi almarhum menurun dan tidak sadarkan diri.

Penanganan Medis di KKHI Makkah

Petugas kesehatan bersama tim kloter langsung membawa Imam Kanapi menggunakan ambulans. Mereka menuju KKHI Makkah untuk penanganan medis lanjutan.

Setelah pemeriksaan intensif, dokter menyatakan almarhum wafat sekitar pukul 13.30 WAS. Diagnosis medis menunjukkan syok kardiogenik atau serangan jantung. Data kesehatan haji juga mencatat riwayat penyakit jantung pada almarhum.

Riwayat Ibadah dan Perjalanan Kloter

Pembimbing Ibadah, Asrizal, menyampaikan almarhum berangkat bersama istrinya, Kasiyati. Ia telah menyelesaikan umrah wajib bersama rombongan Kloter PDG 11 di Makkah.

Kloter PDG 11 berangkat pada gelombang pertama dengan rute Padang–Madinah. Rombongan tiba di Madinah pada 6 Mei 2026. Selanjutnya, jemaah bergerak ke Makkah pada 17 Mei 2026. Mereka kemudian melaksanakan umrah wajib, termasuk almarhum.

Baca Juga :  Kemenhaj Buka Hotline “Bongkar Mafia Haji dan Umrah”, Masyarakat Bisa Laporkan Dugaan Pelanggaran
Pemakaman di Syara’i Makkah

Setelah disalatkan di Masjidil Haram bersama petugas kloter, jenazah dimakamkan. Pemakaman dilakukan di pemakaman Syara’i, Makkah. Proses pemakaman berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Duka dan Imbauan Kesehatan

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan belasungkawa. Ia turut mendoakan almarhum agar husnul khatimah.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya almarhum. Semoga beliau husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Rifki.

Ia juga mengingatkan jemaah, terutama lansia, untuk menjaga kesehatan. Cuaca panas dan aktivitas ibadah tinggi dapat memengaruhi kondisi fisik jemaah.

“Kurangi aktivitas fisik yang menguras tenaga. Jika ingin beribadah di Masjidil Haram, diutamakan malam hari dan tetap didampingi petugas, terutama bagi jemaah lansia,” ujarnya.

Sebelumnya, dua jemaah Embarkasi Padang juga wafat di Madinah. Mereka adalah Tukiman Sadi Kromo Karso (54) asal Bengkulu. Selain itu, Yunilis Muin (73) asal Kota Bukittinggi juga wafat. Keduanya dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah. (*/red)

 

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB