Jemaah Haji Puji Layanan Konsumsi di Makkah: Enak, Bergizi, dan Sesuai Lidah Indonesia

Penulis -

Senin, 18 Mei 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah jemaah haji asal Embarkasi Jakarta-Banten Kloter 13 (JKB-13) memuji layanan konsumsi haji disediakan pemerintah di Makkah. (Foto: Kemenhaj)

Sejumlah jemaah haji asal Embarkasi Jakarta-Banten Kloter 13 (JKB-13) memuji layanan konsumsi haji disediakan pemerintah di Makkah. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Sejumlah jemaah haji asal Embarkasi Jakarta-Banten Kloter 13 (JKB-13) memuji layanan konsumsi haji yang disediakan pemerintah di Makkah.

Mereka menilai makanan terasa enak, bergizi, dan sesuai selera masyarakat Indonesia pada penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M.

Salah satu jemaah, Uswatun Hasanah, menyampaikan makanan yang ia terima selama di Tanah Suci cukup layak. Ia menilai menu tersebut nyaman dikonsumsi sehari-hari dan mirip makanan di Indonesia.

“Menu yang saya terima ada nasi putih, ayam, ikan, terong balado. Nasinya sama seperti di rumah, pas rasanya dan masuk ke perut,” ujar Uswatun Hasanah asal Mandalawangi, Pandeglang, di Hotel Al-Hidayah, Aziziyah, Makkah, Jumat (15/5/2026).

Distribusi Konsumsi oleh PPIH Tiga Kali Sehari

Uswatun Hasanah yang akrab disapa Bu Guru Puput menjelaskan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengantarkan makanan langsung ke kamar jemaah. Pengantaran berlangsung setiap pagi, siang, dan sore secara rutin.

Ia juga menyebut ketua rombongan turut membantu distribusi agar makanan cepat diterima jemaah. Selain itu, ia menilai menu sudah memenuhi gizi seimbang dengan karbohidrat, lauk, dan buah.

Kondisi tersebut membantu menjaga kesehatan jemaah di tengah cuaca Arab Saudi yang cukup ekstrem. Puput juga menyoroti ketersediaan air minum yang sangat melimpah.

“Seer cai mah, nambah deui nambah deui (banyak sekali air minumnya, terus bertambah),” ujarnya.

Jemaah Lain Rasakan Hal Serupa

Hal senada disampaikan Arisah, jemaah asal Kadubumbang, Pandeglang. Ia mengaku tidak mengalami kendala terhadap menu konsumsi selama berada di Makkah.

“Alhamdulillah tidak semua makanannya masuk ke perut,” kata Nenek Arisah sambil tersenyum tipis.

Peninjauan Layanan Konsumsi oleh Dirjen PE2HU

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, meninjau layanan jemaah di Sektor 10 Makkah pada Minggu (10/5/2026). Ia melakukan pengecekan langsung untuk memastikan layanan konsumsi berjalan optimal bagi jemaah.

Baca Juga :  Menag Buka Pameran Foto Labbayk, Tekankan Haji sebagai Jembatan Budaya dan Kemanusiaan

Jaenal juga berdialog dengan petugas layanan dan ketua kloter terkait kualitas makanan. Ia menilai menu malam sangat bercitarasa Indonesia dengan adanya tempe, teri, dan ikan.

“Pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima, sehingga jemaah memerlukan asupan makanan yang baik agar tetap kuat menjalankan rangkaian ibadah,” ujar Jaenal.

Warung Nusantara Jadi Obat Rindu Kuliner Indonesia

Jaenal menyampaikan kehadiran menu bercitarasa Nusantara menjadi bagian penting kenyamanan jemaah di Tanah Suci. Selain memenuhi gizi, layanan ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, ia meninjau warung makan Nusantara di Hotel Al Hidayah. Warung tersebut menjadi bagian optimalisasi area komersial hotel jemaah Indonesia di Makkah.

Ia berharap kuliner Indonesia dapat menjadi alternatif bagi jemaah yang merindukan masakan Tanah Air.

“Ini bisa menjadi obat kangen jamaah terhadap masakan Indonesia. Mudah-mudahan juga memberi manfaat ekonomi dan multiplier effect bagi masyarakat Indonesia, termasuk diaspora di Arab Saudi,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB