Tanah Datar, Javanusa—Akses jembatan pada ruas jalan Sitangkai–Tanjung Ampalu (Kabupaten Sijunjung) ditutup total akibat mengalami kerusakan serius dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Sebagai langkah cepat, petugas mengalihkan arus lalu lintas di ruas jalan provinsi tersebut. Pengendara kini melewati jalur Pasar Tigo Jangko–Koto Panjang–Kumanih.
Kepala Dinas PUPRP Tanah Datar, Mustika Suarman, menyampaikan tim menemukan penurunan pada sisi kiri dan kanan badan jalan di sekitar jembatan.
Selain itu, petugas juga menemukan retakan besar pada bagian abutmen bawah jembatan. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap keselamatan struktur.
“Kondisi retakan pada bagian abutmen bawah cukup mengkhawatirkan dan berpotensi menyebabkan jembatan putus atau tidak dapat dilalui kendaraan apabila tetap dipaksakan digunakan,” ujarnya.
Koordinasi Penanganan dan Pengamanan
Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah V langsung berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Dandim, dan Wali Nagari setempat. Mereka membahas langkah penanganan serta pengamanan arus lalu lintas di lokasi.
Tim lapangan memastikan seluruh unsur bergerak untuk menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran pengalihan arus.
Penutupan Total Hingga Waktu Belum Ditentukan
Hasil koordinasi memutuskan penutupan total ruas jalan Sitangkai–Tanjung Ampalu untuk seluruh kendaraan. Kebijakan ini mulai berlaku Kamis, 15 Mei 2026.
“Dari hasil koordinasi bersama, diputuskan bahwa akses jalan pada ruas Sitangkai–Tanjung Ampalu ditutup total untuk seluruh kendaraan mulai Kamis, 15 Mei 2026 hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan sambil menunggu kajian teknis dan analisa lebih mendalam terkait kondisi struktur jembatan,” ujar Mustika Suarman.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar mematuhi pengalihan arus lalu lintas. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan penanganan jembatan tersebut demi keselamatan bersama. (*/red)






