Javanusa.com—Kabut asap yang menyelimuti Kota Padang selama beberapa pekan terakhir, telah menyebabkan peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang, terdapat peningkatan kasus ISPA sebesar 33,3% dari tanggal 18 September hingga awal Oktober 2023.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati menjelaskan, terhitung dari tanggal 18 September hingga 24 September terdapat 1.063 kasus ISPA.
Sementara dari tanggal 24 September hingga awal Oktober meningkat menjadi 1.400 kasus. “Jadi, memang ada peningkatan,” kata Srikurnia.
Baca Juga : Wali Kota Padang Bagikan Masker Gratis untuk Warga
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi dampak kabut asap sesuai dengan surat edaran. Wajib mengenakan masker jika berada di luar ruangan.
Selain itu, ia juga menekankan agar tidak melakukan pembakaran sampah dan mengurangi aktifitas di luar ruangan.
Kemudian, jika mengalami gangguan pernafasan atau iritasi mata segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Serta pihaknya mengimbau memperbanyak minum air putih dan konsumsi buah dan sayuran.
Sebelumnya, Wali Kota Padang Hendri Septa membagikan 26 ribu masker kepada masyarakat. Masker tersebut dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan Khatib Sulaiman depan Masjid Raya Sumatera Barat, Jumat (20/10/2023).
“Kita membagikan masker, selain menyosialisasikan wajib pakai masker juga membantu masyarakat yang belum memiliki masker. Alhamdulillah masyarakat merespon dengan baik,” kata Hendri Septa. (*/jn01)






