Padang, Javanusa—PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumbar terus mengembangkan layanan kesehatan melalui Klinik Mediska Padang dan Klinik Mediska Lubuk Alung.
Hingga Semester I 2026, sebanyak 3.752 warga telah memilih Klinik Mediska Padang sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama BPJS Kesehatan.
Klinik Mediska Layani Masyarakat Umum
Komitmen KAI Divre II Sumbar dalam meningkatkan layanan kesehatan kini tidak hanya ditujukan bagi pegawai perusahaan.
Klinik Mediska Padang dan Klinik Mediska Lubuk Alung juga semakin membuka akses pelayanan bagi masyarakat umum.
Kepercayaan masyarakat terhadap layanan tersebut terus meningkat. Data Semester I 2026 mencatat 3.752 peserta JKN telah menetapkan Klinik Mediska Padang sebagai FKTP.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang profesional, serta pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien. Klinik Mediska diharapkan dapat menjadi fasilitas kesehatan yang terpercaya dan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Reza.
Fasilitas Terus Dikembangkan
Untuk mendukung pelayanan yang semakin optimal, Klinik Mediska Padang telah dilengkapi ruang pemeriksaan umum, layanan kesehatan gigi dan mulut, ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), ruang tindakan, ruang laktasi, serta depo farmasi.
Sementara itu, Klinik Mediska Lubuk Alung menyediakan ruang pemeriksaan umum, ruang tindakan, ruang laktasi, dan depo farmasi.
Pengembangan fasilitas masih terus dilakukan. KAI Divre II Sumbar berencana menambah poli gigi dan ruang tindakan di Klinik Mediska Lubuk Alung. Selain itu, proses pengajuan klinik tersebut sebagai FKTP BPJS Kesehatan juga sedang berlangsung agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih luas.
Pos Kesehatan Siaga di Tiga Stasiun
Selain mengembangkan klinik, KAI Divre II Sumbar juga mengoperasikan Pos Kesehatan (Poskes) di Stasiun Padang, Stasiun Naras, dan Stasiun Kayutanam.
Keberadaan Poskes berfungsi memberikan pelayanan kesehatan awal, menangani kondisi darurat, sekaligus mendukung keselamatan penumpang dan pekerja selama berada di lingkungan perkeretaapian.
Didukung Tenaga Kesehatan Profesional
Pelayanan di Klinik Mediska Padang ditopang sembilan tenaga kesehatan yang terdiri atas dua dokter umum, dua dokter gigi, satu bidan, satu perawat, satu perawat gigi, dan dua apoteker.
Dengan sumber daya tersebut, klinik mampu melayani pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan kesehatan gigi dan mulut, kesehatan ibu dan anak, tindakan medis sederhana, hingga pelayanan kefarmasian.
Menurut KAI, kehadiran tenaga kesehatan yang kompeten menjadi faktor penting untuk menjaga mutu layanan, keselamatan pasien, serta memastikan pelayanan berlangsung cepat dan tepat.
Didukung Rumah Sakit Rujukan
Untuk menjamin kesinambungan pelayanan, KAI Divre II Sumbar menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit rujukan di Sumatera Barat.
Rumah sakit mitra tersebut meliputi RSUP Dr. M. Djamil Padang, RS Siti Hawa, RSIA CICIK, RS Semen Padang Hospital, RS Siti Rahmah, RST Reksodiwiryo, RS Naili DBS, RS Universitas Andalas, RS Mutiara Bunda, RSIA Restu Ibu, RS Aisyiyah, RS TMC Pariaman, RSU Bunda, hingga RS Hermina.
Melalui jejaring rujukan tersebut, pasien dapat memperoleh layanan lanjutan secara cepat dan sesuai kebutuhan medis.
Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Reza mengajak masyarakat memanfaatkan layanan yang tersedia di Klinik Mediska Padang maupun Klinik Mediska Lubuk Alung.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan profesional, layanan BPJS Kesehatan, serta dukungan rumah sakit rujukan menjadikan Klinik Mediska sebagai pilihan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas.
“KAI Divre II Sumbar akan terus meningkatkan sarana dan prasarana, kompetensi tenaga kesehatan, serta memperluas cakupan layanan agar manfaat kehadiran Klinik Mediska dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat di Sumatera Barat,” tutup Reza. (*)






