KAI Divre II Sumbar Tutup 35 Perlintasan Liar, Keselamatan Kereta Api Makin Terjamin

Penulis -

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas KAI Divre II Sumbar saat menutup perlintasan liar. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Petugas KAI Divre II Sumbar saat menutup perlintasan liar. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Padang, Javanusa—KAI Divre II Sumatera Barat menuntaskan penutupan seluruh 35 perlintasan liar di wilayah operasionalnya.

Capaian ini menjadi langkah penting untuk menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang sekaligus memperkuat keselamatan perjalanan kereta api di Sumatera Barat.

Hingga Selasa (30/6/2026), sebanyak 35 titik telah ditutup sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi perkeretaapian.

Dua lokasi terakhir yang ditutup berada di KM 53+9/0 petak jalan Stasiun Pauh Kambar–Kurai Taji, Kabupaten Padang Pariaman, serta KM 1+1/2 petak jalan Stasiun Bukit Putus–Pauh Lima, Kota Padang.

Kolaborasi Banyak Pihak Wujudkan Target Nasional

Keberhasilan tersebut lahir dari kerja sama berbagai pihak. Penutupan melibatkan Dinas Perhubungan Kota Padang, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, PT Jasa Raharja Kota Padang, TNI, Polri, komunitas Railfans, pemerintah kecamatan dan kelurahan, hingga tokoh masyarakat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menyebut penyelesaian target nasional itu menjadi tonggak penting dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

“Hari ini menjadi tonggak penting karena KAI Divre II Sumbar telah menyelesaikan seluruh target penutupan 35 perlintasan liar di wilayah operasional kami. Ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik antara KAI, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat dalam mendukung terciptanya transportasi perkeretaapian yang lebih aman,” ujar Reza.

Ia menjelaskan, sebanyak 28 perlintasan liar berhasil ditutup sepanjang 2026. Sementara tujuh titik lainnya telah lebih dahulu ditutup pada tahun sebelumnya.

Perlintasan Liar Berisiko Tinggi Picu Kecelakaan

Menurut Reza, keberadaan perlintasan liar selama ini menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi kecelakaan. Sebab, sebagian besar tidak memiliki izin resmi maupun fasilitas keselamatan yang memadai.

“Penutupan perlintasan liar merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang. Namun, keberhasilan menjaga keselamatan tetap membutuhkan dukungan seluruh pihak agar perlintasan yang telah ditutup tidak dibuka kembali,” katanya.

Baca Juga :  Wako Fadly Amran Instruksikan Camat Perketat Pengawasan Bangunan Ilegal hingga Pungli

Program tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 mengenai Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan.

Sebelum proses penutupan dilakukan, KAI bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan, serta Bappeda melaksanakan joint inspection.

Langkah ini bertujuan mengidentifikasi titik-titik yang memiliki tingkat risiko tinggi sehingga memerlukan penanganan lebih dahulu.

KAI Perkuat Budaya Keselamatan

Selain menutup perlintasan liar, KAI Divre II Sumbar terus memperkuat budaya keselamatan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten, serta pengawasan operasional yang berkelanjutan.

Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat juga terus diperluas. Sosialisasi dilakukan di sekolah, komunitas, pemerintah daerah, hingga kepada para pengguna jalan agar semakin memahami pentingnya mematuhi aturan keselamatan di sekitar jalur kereta api.

“KAI akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya keselamatan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama sehingga partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan perjalanan kereta api yang semakin aman, andal, dan nyaman,” tutur Reza.

KAI juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka kembali perlintasan yang telah ditutup, tidak beraktivitas di ruang manfaat jalur kereta api. Serta selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang sesuai ketentuan yang berlaku.

Rampungnya penutupan 35 perlintasan liar menjadi bukti sinergi antara KAI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memperkuat keselamatan perkeretaapian di Sumatera Barat.

Melalui langkah tersebut, KAI berharap layanan transportasi kereta api semakin aman, andal, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB